SUARA SEMARANG - Sukarelawan Santri Dukung Ganjar (SDG) kembali menyelenggarakan pelatihan bercocok tanam menggunakan teknik hidroponik bersama ibu-ibu Majelis Taklim Pucang di Desa Srebegan, Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada hari Senin (5/6).
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan dan melatih keterampilan bertani para ibu-ibu. Dengan menerapkan metode hidroponik, diharapkan mereka dapat mengembangkan semangat berwirausaha berbasis pertanian.
Gus Mukti Abdul Jabir, Koordinator Wilayah SDG Jateng, menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan agar ibu-ibu di desa tersebut dapat membantu perekonomian keluarga dan berkontribusi terhadap lingkungan sekitar dengan memanfaatkan lahan untuk menanam sayur-sayuran.
"Pelatihan ini agar para ibu-ibu di desa ini bisa membantu perekonomian keluarga sekaligus bisa berkontribusi bagi lingkungan di sekitarnya dengan memaksimalkan lahan untuk menanam sayur-sayuran," ungkap Gus Mukti dalam siaran persnya.
Selain itu, dalam pelatihan ini, para peserta juga diberikan pengenalan mengenai media tanam, penyakit yang umum terjadi pada tanaman hidroponik, serta pemasaran produk hasil budi daya hidroponik.
Mereka juga diajarkan cara membuat nutrisi siap pakai untuk tanaman dan proses pemindahan bibit ke instalasi hidroponik.
"Tentunya awal dasar hidroponik adalah pembenihan dan pembibitan, cara budi daya yang baik dan benar, kemudian diakhiri dengan panen," tuturnya.
Tidak hanya memberikan pelatihan, SDG Jateng juga membagikan ratusan benih, seperti bibit sayur dan pakan ikan, kepada peserta pelatihan. Selama kegiatan, mereka juga memperkenalkan sosok Ganjar Pranowo kepada para peserta Majelis Taklim.
Eni Murniati, salah satu perwakilan Majelis Taklim Pucang, mengapresiasi pelatihan yang dilakukan oleh SDG ini.
Baca Juga: Hakim Perintahkan Shane Lukas dan Mario Dandy Pisah Sel di Lapas Salemba
Ia menyatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat setempat, terutama para ibu-ibu. Menurutnya, kegiatan ini memberikan pengetahuan mengenai cara budi daya tanaman menggunakan sistem hidroponik.
"Ibu-ibu sangat terbantu dengan kegiatan ini. Saya berharap SDG juga dapat menyelenggarakan kegiatan serupa di Kalimantan Tengah," ujar Eni setelah menerima bantuan bibit dari SDG Jateng.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar