SUARA SEMARANG - Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Semarang (USM) membantu home industry yang bergerak dalam pembuatan jamu tradisional untuk membuat logo dan label kemasan.
Ada delapan home industry produk jamu tradisional yang berada di wilayah Muktiharjo Lor kota Semarang yang mengikuti pembekalan pembuatan logo dan label ini.
Tidak hanya itu, beberapa pelaku UMKM dan masyarakat umum di Muktiharjo Lor juga hadir dalam pelatihan ini untuk menambah wawasan mereka tentang pembuatan logo dan label kemasan.
Kegiatan ini dilaksanakan di kampung jamu herbal dikarenakan banyaknya pelaku usaha yang belum mempunyai logo dan label kemasan sebagai identitas suatu produk.
Logo dan label kemasasn menjadi penting lantaran sebagai identitas merk atau brand idendity dan diharapkan dapat mendongkrak penjualan produk tersebut.
Mahasiswa USM awalnya memaparkan betapa pentingnya identitas sebuah produk dalam bentuk logo dan kemasan.
Kemudian para pelaku home industry didampingi dalam proses pembuatan logo mereka masing-masing sesuai dengan identitas produk mereka.
Kegiatan ini disambut baik oleh para pelaku usaha jamu herbal dan pelaku UMKM lainnya karena dapat memberikan pandangan baru mengenai pentingnya identitas produk meskipun dibuat dari rumahan saja.
"Pelatihan ini sangat berguna sekali bagi kami para pelaku UMKM yang usahanya belum menggunakan logo dan label Kemasan. Ke depannya kami memang berencana membuat logo dan label kemasan pada usaha kami,” kata seorang pelaku UMKM Muktihadjo Lor.
Berita Terkait
-
Wabah Jadi Berkah: Kisah Empat UMKM Raup Cuan Berlipat saat Pandemi COVID-19
-
tSurvey.id Hadirkan Layanan untuk Segmen UMKM
-
Yoyok Sukawi Akui Ketemu Anak Bos Djarum, Fix Sponsor Baru PSIS Semarang Dana Mengalir Deras?
-
Jalan Tuhan Preman Kawakan di Semarang, Masa Muda Habis untuk Kejahatan, Edarkan Narkoba hingga Jadi Begal
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Jadwal Buka Puasa Pekanbaru dan Sekitarnya, Sabtu 14 Maret 2026
-
Tak Terbeban Nama Besar Ayah, Rafa Abdurrahman Fokus Buktikan Diri di Timnas Indonesia U-20
-
Prabowo: Kita Bersyukur Saat Ini Aman, Pemerintah Jaga Defisit APBN Tidak Bertambah
-
Jadwal Buka Puasa Tanjungpinang dan Sekitarnya, Sabtu 14 Maret 2026
-
Kabar Buruk untuk Nikita Mirzani, Tetap Dihukum 6 Tahun Penjara
-
Antisipasi Krisis Timur Tengah, Prabowo Pertimbangkan Kebijakan WFH untuk Tekan Konsumsi BBM
-
Dukungan untuk Iran di Piala Dunia 2026 Bikin Keisuke Honda Kehilangan Kontrak dari Perusahaan AS
-
Kutukan Cahaya di Ujung Purworejo
-
Perempuan Berpendidikan sebagai Calon Ibu: Upaya Terdidik Sebelum Mendidik
-
Pria Ini Imbau Umat Islam di Bali Takbiran di Rumah saat Nyepi, Langsung Diprotes