SUARA SEMARANG - Sebanyak delapan kelurahan di Kabupaten Karanganyar di Jawa Tengah dicaplok oleh Kota Surakarta, yang merupakan kota kelahiran Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Hal ini berkaitan dengan sejarah berdirinya Kota Surakarta atau Solo, di mana Kabupaten Karanganyar harus rela melepas sebagian wilayahnya untuk kota asal Presiden Jokowi tersebut.
Kabupaten Karanganyar merupakan salah satu wilayah di Jawa Tengah yang berbatasan dengan Kota Surakarta, Kabupaten Sragen, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Wonogiri, dan Kabupaten Sukoharjo.
Sejarah di masa lampau, Kabupaten Karanganyar sebagian wilayahnya berada di kaki Gunung Lawu itu harus berbagi sebagian tanahnya untuk Kota Surakarta.
Lantas kelurahan mana saja di Kabupaten Karanganyar yang rela dilepas untuk menjadi Kota Surakarta?
Melansir laman Instagram Mahasiswa Geografi, Rabu 14 Juni 2023, beberapa kelurahan yang dimiliki Kabupaten Karanganyar diwariskan untuk Kota Surakarta.
Saat itu sejarah bermula pada tahun 1947 di mana Kota Surakarta mulai dibentuk.
Pembentukan Kota Surakarta itu harus mengambil beberapa bagian wilayah dari Kabupaten Karanganyar dan Sukoharjo.
Delapan kelurahan dari Kabupaten Karanganyar akhirnya menjadi bagian dari administrasi wilayah Kota Surakarta atau Solo sejak 1947.
Baca Juga: Biaya Buat SIM dan Perpanjangan SIM Terbaru, Sudah Tahu?
Adapun daftar kelurahan asal Kabupaten Karanganyar yang menjadi wilayah administrasi Kota Surakarta di antaranya:
1. Kelurahan Mojosongo
2. Kelurahan Kadipiro
3. Kelurahan Nusukan
4. Kelurahan Sumber
5. Kelurahan Banyuanyar
6. Kelurahan Kerten
7. Kelurahan Jajar
8. Kelurahan Karangasem
Kota Surakarta yang memiliki luas 44,02 Kilometer persegi itu juga sebagian wilayahnya mengambil dari Kabupaten Sukoharjo.
Sementara itu Kota Surakarta kini mempunyai empat kecamatan yakni Banjarsari, Jebres, Laweyan, Pasar Kliwon, dan Serengan.
Adapun total kelurahan di Kota Surakarta sebanyak 54 yang tersebar di lima kecamatan tersebut.***
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
Terkini
-
Mayat Tanpa Busana Mengambang di Sungai Blobo Malang, Identitas Korban Masih Misteri
-
Harimau Sumatera Dekati Tim Pagari Agam Saat Pasang Kamera Jebak, Jarak Cuma 5 Meter
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Uang Palsu Pecahan Rp 100 Ribu Beredar di Magetan, Pengedarnya Diduga Pria Asal Bojonegoro
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Trauma Masa Lalu, Fariz RM Pilih Hidup Tanpa Ponsel Usai Bebas Penjara
-
Jatim Resmi Buka Mudik Gratis Lebaran 2026, 7.000 Kuota Bus dan Kapal Laut Disiapkan ke 20 Daerah
-
Drama Kejar-kejaran Begal di Pasuruan, Wanita Bercelurit Tertangkap Usai Dikepung Polisi
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?