/
Jum'at, 16 Juni 2023 | 20:01 WIB
Rocky Gerung (YouTube/Karni Ilyas Club)

SUARA SEMARANG - Pengamat Politik Rocky Gerung menyebut bahwa mahasiswa yang datang dalam Talkshow Kebangsaan di UIN Walisongo Semarang lebih pintar jika dibandingkan anggota dewan yang ada di Senayan.

Dia menyoroti berita beberapa waktu lalu yang bernarasikan puluhan anggota DPR meminta kelas bisnis untuk haji.

Permintaan anggota DPR tersebut dirasa Rocky Gerung memaksakan kehendak dengan menggunakan jabatan.

"Padahal bagaimana dengan ibu, bapak maupun orang tua yang mengantre puluhan tahun untuk bisa beribadah haji? Ini malah seenaknya minta kursi kelas bisnis," kata dia, Jumat (16/6/2023).

Rocky Gerung juga menyoroti produk hukum yang dihasilkan oleh anggota DPR.

Mahasiswa bahkan memiliki celah untuk mendorong adanya yudicial review terhadap UU yang ditelurkan oleh anggota dewan.

"Ini berarti kan produk yang mereka hasilkan jelek hingga ada peluang terjadi yucial review," ungkapnya.

Di hadapan mahasiswa Rocky Gerung juga mengatakan bahwa beberapa kasus yang dibongkar KPK terkesan menyesuaikan momentum.

Seperti contoh korupsi BTS yang menjerat Johnny G Plate di saat ramai aktivitas safari politik Anies Baswedan yang didukung Nasdem.

Baca Juga: Bupati Kediri Ajak Semua Lini Bekerjasama Sukseskan Pembangunan Tol Kediri-Tulungagung

"Kasus yang ada hubungannya dengan Nasdem dihajar terus. KPK ramaikan saja semua kasus yang sedang ditangani, bukan dibongkar menyesuaikan momentum saja," tuturnya.

Perpanjangan masa jabatan KPK menurutnya harus digunakan sebaik-baiknya untuk menuntaskan tugas ketua KPK saat ini.

Rocky Gerung tidak ingin masa perpanjangan ini malah digunakan untuk melindungi para koruptor.

Load More