SUARA SEMARANG - Asnawi Mangkualam dinobatkan sebagai man of the match atau diganjar MOM karena menjadi bintang Timnas Indonesia.
Status MOM yang diperoleh oleh Asnawi Mangkualam ini memang menggambarkan bagaimana peran pemain jeonnam Dragons tersebut di lini belakang Timnas Indonesia.
Bukan hanya itu, peran Asnawi Mangkualam saat membangun serangan melawan Tim Tango juga dinilai begitu krusial.
Nama Asnawi Mangkualam dipilih fans sepakbola tanah air sebagai MOM sementara di kubu lawan pilihan jatuh pada Leandro Paredes.
Asnawi Mangkualam maupun Leandro Paredes memang bermain begitu bagus, bahkan nama terakhir adalah pemecah kebuntuan gol tim tamu.
Pemilihan Asnawi Mangkualam sebagai MOM itu semula ditanyakan oleh akun timnasbolaindonesia terkait siapa pemain Indonesia yang paling krusial perannya dan bermain bagus.
Fans pun ramai-ramai menjawab Asnawi Mangkualam adalah orang yang tepat diganjar MOM karena bermain begitu bagus selama 90 menit.
"Emang ga salah sih dia (Asnawi Mangkualam) dipilih jadi capt," tulis akun @dafvjest.
Di laga itu, Asnawi Mangkualam menjadi sorotan karena salah satunya mampu meredam permainan cepat.
Baca Juga: Eks PSIS Semarang Lama Menghilang, Hari Nur Yulianto Gabung Klub Hijau Putih
Asnawi Mangkualam bahkan tak hanya berduel dan mampu menghentikan Alejandro Garnacho namun juga pemain lain yang sudah bermain di klub top eropa.
Gaya permainan Asnawi yang tak kenal lelah dan mampu mengamankan serangan di posisinya, menuai banyak pujian.
Bahkan pelatih Shin Tae Yong secara khusus memuji Asnawi Mangkualam jika Indonesia bisa saja menang melawan Argentina jika ada 5 pemain seperti sang kapten.
Perihal harga transfer milik Asnawi Mangkualam juga mengalami kenaikan pada tahun ini, dari Rp 3,4 miliar menjadi Rp 5,65 miliar.
Di sisi lain, di kubu Tim Tango ada Leandro Paredes yang menjadi pemain paling banyak dipilih oleh fans sepakbola.
Bintang PSG yang kini bermain untuk Juventus itu mampu membuat sejumlah peluang dan mengonversi satu tendangan keras menjadi gol.
Berita Terkait
-
Siuuu.... Kode Erick Thohir di Locker Room Timnas, Siapkan 2 Negara Untuk FIFA Match Day 4-12 September
-
Duduk Perkara Perseteruan Bos Borneo FC Dengan Shin Tae Yong, Ternyata Bermula dari Medsos
-
Kena Cakar Gelandang Lawan, Marselino Ferdinan Tunjukkan Luka Merah di Kepala?
-
Kapten Asnawi Mangkualam Ditawarkan ke Klub Tottenham Hotspur Usai Elkan Baggot Dapat Jersey Cuti
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Ancaman Hantavirus! 3 Warga Kanada Dikarantina Usai Wabah Renggut 3 Nyawa di MV Hondius
-
Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius Picu Kewaspadaan, 3 Penumpang Dilaporkan Meninggal
-
Full Daging, Menikmati Sensasi Bakso Autentik ala Cak Wawan di Kota Jambi
-
Dari Desa di Pulau Obi, Rumah Belajar Ini Jadi Ruang Bermain, Membaca, dan Menumbuhkan Harapan
-
Wawalkot Zakiyuddin Pamerkan Gedung Warenhuis yang Direvitalisasi Era Bobby Nasution ke Raffi Ahmad
-
Marc Klok Siap Balas Dukungan Bobotoh dengan Kemenangan atas Persija
-
Kasus Korupsi Haji Belum Rampung, Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang 30 Hari
-
Anggota BPK Haerul Saleh Tewas Terjebak Kebakaran di Rumahnya, Jenazah Dbawa ke RSUD Pasar Minggu
-
Duit Negara 'Ludes' Rp34 Triliun dalam Sebulan! Bank Indonesia Akhirnya Buka Suara!
-
Bak Bumi dan Langit! Sepanjang 2025, Kasus Korupsi di Singapura Hanya 68, Indonesia 439