SUARA SEMARANG - Tim Safety Riding Astra Motor Jateng terus menyosialisasikan keselamatan berkendara, di mana ditemukan masih banyak yang belum paham perihal pengecekan rutin.
Kali ini tim Honda Jateng sambangi pelajar SMK NU 04 Patebon Kab. Kendal, Jawa Tengah awal pekan ini.
Ada fakta menarik di mana ditemukan pelajar hanya fokus mengecek bahan bakar minyak (BBM) saja ketimbang melihat komponen penting lainnya.
Tim lantas mengajak pelajar untuk belahar menahami pentingnya pengecekan sepeda motor sebelum berkendara.
Hal ini perlu diingatkan ke pelajar sejak dini bila pengecekan sepeda motor sebelum dikendarai harusnya sudah menjadi kebiasaan dan kebutuhan.
Bagi para pengendara sepeda motor sebelum bepergian sebaiknya paham bagaimana mencegah kecelakaan, yang disebabkan faktor kendaraan yaitu karena kurangnya perawatan.
Instruktur Safety Riding Astra Motor Jateng Suko Edi menemukan masih minimnya pengetahuan pengecekan kendaraan.
Apalagi dan kesadaran keselamatan berkendara menjadi hal alasan utama pelajar melewatkannya.
Contohnya pada saat berkendara, pengereman seringkali dilakukan sehingga kampas rem akan semakin menipis.
Baca Juga: Sheila Gank Merapat Yuk, War Tiket Gratis Sheila On 7 di Semarang, Ikuti OOTD Honda Jateng Ini
Kampas rem yang tipis bisa membuat pengereman menjadi tidak sempurna bekerja atau bahkan blong.
Kecelakaan yang ditimbulkan dari komponen rem dapat terjadi disini akibat tidak melakukan pengecekan kondisi sistem pengereman keseluruhan.
“Cari_Aman berkendara bukan hanya mengajarkan teknik berkendara saja, tetapi juga menjelaskan faktor apa saja yang dapat mempengaruhi kecelakaan terjadi sehingga bikers bisa selalu waspada sebelum dan saat berkendara agar bisa selamat sampai tujuan”, ajar Suko Edi kepada pelajar SMK NU 04 Patebon itu.
Selain pengecekan pada sistem pengereman rem, minimal setiap bikers juga melakukan pengecekan seluruh roda motor dan lampu-lampu yang menjadi komponen vital saat berkendara.
Service berkala juga wajib dilakukan guna mengecek kondisi dan kinerja komponen motor terutama pada bagian yang sulit terlihat.
Selain mengedukasi pengecekan motor sebelum berkendara, pelajar juga dipaparkan informasi data kecelakan.
Kemudian diajarkan teknik berkendara yang benar, dan bagaimana memprediksi bahaya.
Pelajaran ini dilakukan secara teori dan diberikan praktek juga kepada setiap pelajar.
Harapannya, setiap pelajar SMK dapat memahami pentingnya keselamatan berkendara ini, menjadi contoh bagi lingkungan dan teman sekitarnya, serta turut Bangga Menjadi Generasi #Cari_Aman. (Diaz)
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Kapal Tanker Minyak Dunia Lewat di Selat Bab al-Mandeb Dipastikan Gratis
-
Kim Se Jeong hingga Cho Han Gyeol Bintangi Drama Baru Bertema High School
-
Amerika Stres Iran Tak Hancur-hancur Diserang, Temui Jalan Buntu
-
Pengiriman 75 Ribu Bibit Sawit Palsu Digagalkan di Bandara Radin Inten II
-
4 Zodiak Paling Beruntung 1 Agustus 2026, Awal Bulan Panen Peluang Baik!
-
Daftar Harga BBM Pertamina Mulai 1 Agustus 2026
-
Jemaah Pengajian Ditemukan Tewas di Lereng Asta Sumbersuko Situbondo
-
Donald Trump Gereget Mau Rudal Fasilitas Nuklir Iran: Sampai Mereka Bilang Tak Tahan Lagi
-
Perkuat Industri Semikonduktor, PERURI Luncurkan Sandbox Desain Chip Merah Putih
-
57 Orang Tewas Terobos Eksklave Spanyol di Ceuta dari Maroko