Suara.com - Akhir pekan ini (24-25/6/2023), putaran ketiga Asia Road Racing Championship (ARRC) bakal berlangsung di Sportsland Sugo International Racing Course, Jepang.
Dikutip dari rilis resmi PT Astra Honda Motor sebagaimana diterima Suara.com, para pembalap Astra Honda Racing Team (AHRT) siap berlaga setelah sukses melahap putaran sebelumnya di Sepang, Malaysia.
Sebelumnya, para rider membukukan dominasi di kelas Asia Production 250cc (AP250) dan mencatat hasil lebih baik di kelas SuperSports 600cc (SS600).
Rheza Danica Ahrens, Veda Ega Pratama, dan Herjun Atna Firdaus bertekad memberikan performa terbaiknya di kelas AP250 dengan tantangan regulasi RPM yang diberlakukan dalam balapan ARRC untuk menjaga agar pertarungan tetap kompetitif antarpembalap.
Berdasarkan aturan, Rheza Danica Ahrens yang saat ini berada di posisi paling atas klasemen dengan selisih 50 poin lebih tinggi dari rider di posisi keenam, akan mendapatkan pengurangan 1.000 RPM untuk motor CBR250RR tunggangannya.
Sedangkan Veda Ega Pratama dan Herjun Atna Firdaus, yang berada di posisi kedua dan ketiga klasemen, akan mendapatkan pengurangan 500 RPM karena jarak poin mereka lebih tinggi 25 poin dengan rider peringkat keenam.
"Untuk menghadapi putaran Sugo, Jepang ini saya akan tetap tenang dan berusaha untuk fokus menyiapkan balapan dengan baik. Saya akan berusaha mempertahankan trend hasil bagus yang sudah saya raih di putaran sebelumnya dan berusaha untuk konsisten tampil dengan kompetitif," semangat Rheza Danica Ahrens.
Sedangkan di kelas SS600, M Adenanta Putra dan Gerry Salim bertekad mencatat hasil lebih baik pada putaran ARRC Jepang. Adenanta saat ini berada di peringkat ke-8 dan Gerry ke-10 di klasemen. Keduanya bertekad untuk untuk mendapatkan finish lima besar dalam dua balapan nanti.
ARRC Jepang akan digelar dalam dua balapan, yaitu Sabtu (24/6/2023) dan Minggu (25/6/2023). Kelas AP250 akan dimulai pada pukul 12.05 WIB, diikuti SS600 pada pukul 12.50 WIB.
Baca Juga: Wahana Jadi Juara Kontes Safety Riding Nasional, Salah Satunya Kategori Instruktur Putri
Berita Terkait
-
New Honda Scoopy Tampil Lebih Stylish dengan Pilihan Warna Baru
-
AHM Best Student 2025 Hasilkan Karya Inovatif Bagi Masyarakat Pesisir
-
AHM Best Student 2025 Hasilkan Solusi Berkelanjutan dari Generasi Muda
-
Pebalap Muda Binaan AHM Siap Tuntaskan Perjuangan di IATC 2025
-
CBR Series Melesat, Pebalap Astra Honda Raih Tiga Podium ARRC Malaysia
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Perbandingan Motor Listrik Yamaha EC-06 dan Yamaha E01 untuk Harian
-
Terpopuler: Motor Bekas Adventure, Motor Listrik Baru Yamaha Harga Mirip Aerox
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Irit yang Masih Sangat Layak Dipakai Driver Online
-
Kemandirian Chip Lokal Jadi Kunci Utama Masa Depan Industri Mobil Listrik Indonesia
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Pajak Ringan: Mesin Masih Juara, Tahunan Cuma Bayar Rp1 Juta
-
3 MPV Bekas Rp70 Jutaan Punya Suspensi Empuk dan Kabin Senyap, selain Avanzad dan Xenia
-
Detail 10 Mobil Terlaris di Indonesia vs Brasil Sepanjang 2025: Beda Merek dan Selera
-
3 Rekomendasi Mobil Bekas dengan Bagasi Luas, Cocok buat Usaha Kecil-kecilan
-
3 Jenis Mobil Bekas yang Perlu Dihindari Meski Harganya Murah, Bukannya Untung Malah Rugi
-
Penjualan Motor Listrik Dinilai Masih Bisa Naik 10 Persen Tanpa Insentif