SUARA SEMARANG - PSIS Semarang dan PSS Sleman terancam sanksi denda sebesar Rp 200 juta yang harus dibayarkan oleh manajemen klub.
Tak hanya itu, PSSI juga menyentil suporter klub PSS Sleman dan tak tertutup kemungkinan pada PSIS Semarang karena melakukan hal yang sama.
Ulah suporter kedua klub, PSIS Semarang dan PSS Sleman dinilai tak mendidik dan berbahaya bagi sepakbola Indonesia yang sedang "dibangun" kembali oleh PSSI.
Ancaman sanksi denda untuk PSIS Semarang dan PSSI Sleman i8tu berkaitan dengan ulah banyak suporter di laga ujicoba.
Diketahui, suporter PSIS Semarang dan PSS Sleman menyalakan flare di dalam stadion, tak hanya satu bahkan banyak flare menyala bersamaan.
Sebagaimana aturan FIFA, tak boleh ada flare di stadion sebagaimana yang dilakukan oleh suporter PSIS Semarang dan PSSI Sleman.
Tindakan Suporter PSIS Semarang dan klub tetangganya tersebut dinilai berbahaya bagi kesehatan bahkan nyawa para pendukung tim.
Untuk itu, Exco PSSI Arya Sinulingga menyentil suporter klub bahwa tindakan tersebut jelas akan merugikan sepakbola Indonesia.
Semula Arya Sinulingga mempertanyakan apakah video flare yang dinyalakan tersebut benar-benar riil dilakukan oleh suporter.
Baca Juga: Njomplang Harga Tiket Persib Bandung dan Bali United, Segini Harga Nonton Langsung di Stadion GBLA
Video yang diunggah oleh Exco PSSI tersebut adalah saat suporter PSS Sleman menyalakan flare di Curva Sud.
Di saat yang hampir bersamaan, suiporter PSIS Semarang juga melakukan hal yang sama di Stadion Jatidiri saat klub melakukan laga uji coba.
Jika hal itu benar maka sangat menyedihkan, apalagi dilakukan oleh klub profesional. "Bagaimana sepakbola kita mau berubah maju, kalau masih flare dibawa ke stadion ??? PSSI dituntut home-away bisa ada penonton, tapi kita masih seperti ini ???" tulis Arya Sinulingga.
Koordinator Save Our Soccer Akmal Marhali menyampaikan bahwa masuknya flare ke stadion sebagaimana yang terjadi di PSIS Semarang dan PSS Sleman bisa jadi karena pengamanan yang tak sesuai standar.
Sejatinya PSSI telah memberikan sanksi pada klub-klub lain sebelum kejadian PSIS Semarang dan PSS Sleman ini.
Jika suporter PSIS Semarang dan PSS Sleman melakukan hal yang sama menyalakan flare di laga resmi, maka bisa didenda hingga Rp 200 juta.
Berita Terkait
-
Fix Shin Tae Yong Dapat Jatah Big Match Tahun 2024, Pertanda Perpanjangan Kontrak Dari PSSI Lagi?
-
Akhirnya JIS, Erick Thohir Gelar Agenda FIFA di Opsi Stadion Berkapasitas 82 Ribu Penonton
-
Eks PSIS Semarang Lama Menghilang, Hari Nur Yulianto Gabung Klub Hijau Putih
-
Permintaan Pelatih PSIS Semarang Gilbert Agius Tak Dituruti Penuh, Berimbas ke Strategi?
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
PT KAI Imbau Penumpang Datang Lebih Awal ke Stasiun Kertapati saat CFD Ampera Minggu Pagi
-
5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
-
Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh
-
Hentak Panggung Hammersonic 2026, Vokalis Speed Takjub Lihat Ribuan Hardcore Jakarta
-
Penyelundupan 1.532 Burung dalam Kardus Bekas Digagalkan di Tol Bakter
-
Dituduh Jual Skincare Merkuri, Heni Sagara Seret Buzzer hingga ke Pengadilan
-
Dochi Perkenalkan 'Senjata Baru' Pee Wee Gaskins di Hammersonic 2026, Keyboardist Pindah Haluan
-
Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru
-
Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana
-
Milos Raickovic Ungkap Makna Selebrasi Saat Persebaya Menang 4-0 atas PSBS Biak