SUARA SEMARANG - Pemain Tim Nasional (Timnas) Indonesia Saddil Ramdani ingin dapatkan perhatian dari Shin Tae Yong lagi dan mengaku siap bekerja keras untuk performa terbaik usai bentrok dengan netizen.
Saddil Ramdani salah satu sosok abroad yang masih dipanggil Shin Tae Yong luluh hatinya dan menerima kritikan keras dari warganet atau netizen.
Saddil Ramdani sudah tak lagi berapi-api usai kritik keras netizen kepada dirinya, oleh sebab performa di klub Sabah FC di Malaysia tak sama saat membela Timnas Indonesia yang dikepalai Shin Tae Yong.
Saddil Ramdani berterimakasih atas kritikan netizen kepadanya, dan masih ingin membela Timnas Indonesia yang dilatih Shin Tae Yong.
Janji Saddil Ramdani ingin memberikan performa terbaik di klub Sabah FC di Liga Malaysia, hingga bisa ke Timnas Indonesia.
Hal itu diungkapkan Saddil Ramdani usai momen-momen kebersamaan dengan beberapa atlet Sepak Bola Malaysia.
Hal itu tampak pada unggahan Instagram pribadinya, saat-saat kebersamaan dirinya dengan beberapa rekannya di Malaysia.
"Terimakasih kritikannya yang luar biasa untuk saya dan saya yakin berarti suporter Garuda sayang sama saya," ujar Saddil Ramdani dalam kutipan akun Instagram terbarunya, Kamis 29 Juni 2023 siang.
Setelah momen kebersamaan dengan beberapa pemain Malaysia itu, Saddil Ramdani mengaku masih ingin bergabung bersama skuad Shin Tae Yong di Timnas Indonesia.
"ke depan saya akan kerja keras di klub memberikan performa terbaik agar saya mendapat kesempatan bermain membela Timnas di masa mendatang, minta doanya Teriamasih semua," kata Saddil Ramdani mantan pemain Persela Lamongan tersebut.
Seperti diketahui sebelumnya, Saddil Ramdani terlibat seteru dengan sebagian warganet yang mengkritiknya habis-habisan.
Sebagian netizen menilai penampilan Saddil Ramdani di Sabah FC lebih baik dibandingkan saat membela Timnas Indonesia senior.
Saddil Ramdani kemudian tak terima dan membela diri dengan menyebut bila seorang pemain butuh jam terbang.
Namun begitu, salah satu kata yang membuat warganet mempertanyakannya, saat Saddil Ramdani menyelipkan kata pendatang.
"Seharusnya kalian support dan dukung bagaimanapun mereka membela kebanggan kita semua. Yang kalian dukung hanya pendatang dan dielu-elukan," tulis Saddil membalas komentar akun @fanesania5.
Berita Terkait
-
Mirip, Pengganti Marc Klok di Timnas Indonesia? Sosok Belanda Ini Beri Kode ke PSSI, Jordy Werhmann Siap di VC Erick Thohir!
-
Amarah Saddil Ramdani Mereda, Minta Ampun ke Shin Tae Yong? Ingin Kerja Keras Kembali ke Timnas
-
Lawan Asnawi Cs Selanjutnya Achraf Hakimi, Hakim Ziyech, hingga Mo Salah, Erick Thohir Gagas Kerja Sama Buka Peluang Baru
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel