SUARA SEMARANG - Skuad Timnas U17 yang bakal memperkuat Indonesia di Piala Dunia U17 bakal tak bisa perkuat oleh empat wonderkid jebokab Garuda Select.
Padahal, empat pemain wonderkid ini sudah teruji kemampuan dan skillnya dalam berdaptasi saat berkompetisi level dunia di Program Garuda Select.
Sangat disayangkan jika pelatih Timnas Indonesia U17 tidak membawa empat wonderkid Garuda Select dalam skuad Piala Dunia U17 nanti.
Empat pemain ajaib atau wonderkid Garuda Select yang kemungkinan tak dibawa pada Piala Dunia U17 diantaranya Hafiz Rizkianur, M Givary Lotra, M Raihan Utama dan Gerard Dwiki.
Hafiz Rizkianur, M Givary Lotra, M Raihan Utama dan Gerard Dwiki merupakan alumni Program Garuda Select musim 5, dimana pada musim 6 kembali dibuka seleksi pada Juli 2023 ini.
Berikut penjelasan mengapa empat pemain Garuda Select tersebut kemungkinan besar tidak dibawa dalam skuad Piala Dunia U17.
Di ketahui jika Program Garuda Select musim 6 yang dibuka kembali pada 5 Juli 2023. Sedangkan untuk dimulai pada November 2023, dan berbenturan dengan Piala Dunia U17.
Seperti kebiasaan, Garuda Select pasti menyumbangkan pemain mudanya untuk Timnas U17 Indonesia. Seperti pada season 5 terdapat 4 pemain kelahiran tahun 2006 yang mengikuti Garuda Select musim lalu yaitu Rizdjar Subagja, M. Andre Pangestu, M. Hanif Ramadhan dan M. Nabil Asyura juga berstatus sebagai pemain Timnas U-17 di Kualifikasi Piala Asia U-17 2022.
Sehingga kemungkinan dari 8 pemain kelahiran tahun 2006 yang mengikuti PGS musim lalu bakal mengerucut menjadi 4 pemain dimana 4 pemain yaitu Hafiz Rizkianur, M. Givary Lotra, M. Raihan Utama & Gerard Dwiki tidak termasuk bagian dari skuad Timnas U17 di Kualifikasi Piala Asia U17 2023.
Hal ini dikarenakan 4 pemain kelahiran tahun 2006 yang mengikuti PGS musim lalu yaitu Rizdjar Subagja, M. Andre Pangestu, M. Hanif Ramadhan & M. Nabil Asyura juga berstatus sebagai pemain Timnas U-17 di Kualifikasi Piala Asia U-17 2022.
Selain itu, jika Timnas U-17 tidak mengizinkan pemain kelahiran 1 Januari sampai 31 Agustus 2006 yang tidak bermain di Kualifikasi Piala Asia U-17 2022, maka hal itu juga menutup peluang Hafiz Rizkianur, M. Givary Lotra, M. Raihan Utama dan Gerard Dwiki perkuat Timnas U-17 di Piala Dunia U-17 2023.
Meski demikian ada beberapa skenario yang bisa berubah kebijakan tetap memperkuat Timnas U17 bagi Hafiz, Lotra, Raihan dan Gerard.
Kemungkinan ini bisa berubah kedepanya jika:
1. Salah satu atau bahkan keseluruhan dari 4 pemain Timnas U-17 di Kualifikasi Piala Asia U-17 2022 yang menjadi bagian dari 8 pemain kelahiran tahun 2006 yang mengikuti PGS musim lalu mengalami pencoretan dari skuad Timnas U-17 menuju Piala Dunia U-17 2023. Dengan catatan PGS musim ke 6 diselengarakan bersamaan atau lebih cepat dari Piala Dunia U-17 2023.
2. Timnas U-17 diizinkan memanggil pemain kelahiran 1 Januari sampai 31 Agustus 2006 yang tidak bermain di Kualifikasi Piala Asia U-17 2022, maka itu membuka peluang Hafiz Rizkianur, M. Givary Lotra, M. Raihan Utama & Gerard Dwiki perkuat Timnas U-17 di Piala Dunia U-17 2023.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati