SUARA SEMARANG - Persepakbolaan Thailand disebut terancam sanksi FIFA sebagai buntut panjang laga melawan pasukan Indra Sjafri di Kamboja.
Terseretnya nama pelatih Timnas Indonesia U-22 Indra Sjafri di ancaman FIFA pada Thailand ni bermula pada laga yang dimenangkan Indonesia 5-2 di SEA Games lalu.
Usai laga melawan anak asuh Indra Sjafri tersebut, Ketum FA Thailand mundur dan disebut-sebut ada intervensi dari pemerintah setempat.
Mundurnya Ketum FA Thailand ini bukan karena kekalahan dari pelatih Indra Sjafri melainkan kejadian memalukan pemukulan salah satu staf pada Manajer Timnas Indonesia.
Oleh akun instagram timnasindonesiainfo, lengsernya bos federasi sepakbola Thailand karena ada intervensi dari pemerintahan.
"Kabar pengunduran diri dari bos besar sepak bola Thailand tersebut berawal dari perintah langsung.... Respect, tapi apakah ada Intervensi pemerintah kah beliau mundur?" tulis akun tersebut.
Sebagaimana ketentuan dari FIFA, bahwa pemerintah dilarang mencampuri atau melakukan intervensi pada federasi persepakbolaan di negaranya.
Sudah banyak contoh negara yang mendapatkan sanksi dari FIFA karena intervensi oleh pemerintahan di negara tersebut diantaranya Kuwait, Yunani dan Nigeria.
Kejadian di SEA Games Kamboja saat Thailand melawan anak asuh Indra Sjafri disebut begitu mencoreng wajah FA Thailand.
Baca Juga: Duh Indosiar Dikecam, Siaran Langsung Bola Indonesia Mirip Liga Inggris.....Tahun 1990
"Apakah akan kena hukuman FIFA karena "intervensi"??" @ezr.b.m.
Meski demikian, FIFA akan lebih dahulu melakukan penyelidikan jika merasa dugaan intervensi itu kuat dan mempengaruhi keputusan mundurnya bos federasi Thailand.
Meski staf offisial Thailand sudah menyampaikan permintaan maaf namun hal itu tetap saja dinilai sebagai pelanggaran berat.
Hingga akhirnya Ketum FA Thailand disebut mengundurkan diri usai laga Timnas Thailand lawan pasukan Indra Sjafri.
Terlepas dari ancaman FIFA, di laga tersebut Timnas Indonesia di bawah Indra Sjafri dengan meyakinkan meraih kemenangan atas Thailand dan menggondol piala.***
Berita Terkait
-
Duh Indosiar Dikecam, Siaran Langsung Bola Indonesia Mirip Liga Inggris.....Tahun 1990
-
Resmi, FIFA Desain Indonesia di Grup A Piala Dunia U-17 dan Pot Unggulan Bareng Jerman dan Spanyol
-
Kode Keras? Shin Tae Yong Unggah Foto Cekik Leher Saddil Ramdani
-
Perkenalkan Duo Jepang, Erick Thohir Resmi Dapat CV Calon Pelatih Dari Negeri Sakura
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pompa Air yang Murah Merk Apa? Ini 4 Rekomendasi Terbaik Versi Review
-
Jangan Ada Dusta! Kejujuran Warga Jadi Penentu Nasib Ekonomi Indonesia di 2026
-
3 Produk Eksfoliator untuk Kulit Berjerawat Rekomendasi Dokter Estetika
-
Lenovo x FIFA World Cup 2026 Hadir di Indonesia, Luncurkan Laptop AI Edisi Terbatas
-
Daftar Lengkap Mutasi Besar-besaran di Polda Sulut
-
Paylater dan Pinjol: Ketika Kemudahan Berubah Menjadi Ketergantungan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Bukan Drama Chaebol Biasa: Mengapa Cinderella at 2 AM Layak Masuk Watchlist Kamu
-
Love on the Brain: Bertemu Cinta di Balik Laboratorium NASA
-
Prabowo: Belum Ada Profesor Ekonomi yang Bisa Bantah Saya, Matematik Adalah Matematik!