SUARA SEMARANG - Tiga kabar paling populer dan banyak dikonsumsi pembaca yakni tentang Taisei Marukawa, Indonesia tuan rumah Piala Dunia U17 dan perselingkugan Rendy Kjaernett dengan Syahnaz Sadiqah.
BRI Liga 1 memasuki musim 2023-2024 dengan pertandingan perdana pada 1 Juli 2023, pemaain asal Jepang yang bermain di PSIS Semarang curhat kepada media negaranya tentang suporter bola Indonesia yang mayoritas umat muslim.
Kemudian ada juga respon Jepang yang justru senang saat Indonesai ditunjuk oleh FIFA sebagai tuan rumah Piala Dunia U17.
Mengawali kabar gosip selebriti tanah air, selama sepekan isu perselingkuhan Rendy Kjaernett dengan Syahnaz Sadiqah sangat diminati pembaca.
Terlebih setelah Rendy Kjaernett mengaku blak-blakan dalam podcast Denny Sumargo tentang tak bisa lepas Syahnaz Sadiqah.
Berikut tiga berita populer selama Senin 3 Juli 2023 merangkum suara.com, mulai dari Taisei Marukawa, Piala Dunia U17 dan perselingkuhan Rendy Kjaernett dengan Syahnaz Sadiqah.
1. Kata Marukawa, suporter muslim saat nonton pertandingan di dalam stadion
Dalam artikel yang tayang pada Sabtu (1/7/2023) di media Jepang, Friday Digital, Taisei Marukawa menjelaskan bahwa suporter sepak bola Indonesia sangat bersemangat.
Meski demikian, dia juga menyoroti fanatisme para pendukung yang tidak jarang memilih jalur kekerasan untuk menunjukkan kecintaanya kepada klub kesayangan.
Baca Juga: Supersub Gali Freitas! PSIS Semarang Menang Comeback 3-1 Gulung Bhayangkara FC
"Untuk pertandingan-pertandingan penting, seperti pertandingan derby, terkadang kami memasuki stadion dengan bus tanpa jendela seperti konvoi karena berbahaya jika jendela pecah akibat lemparan batu," kata Marukawa.
"Jika kami kalah dalam pertandingan, pada dasarnya kami menahan diri untuk tidak keluar. Jika Anda tidak bisa bermain dengan baik, Anda dalam masalah," tambahnya seraya tertawa.
Lebih jauh, Marukawa memuji fans sepak bola Indonesia yang mampu menunjukkan gairah dan semangat dukungan luar biasa kepada tim kesayangan dalam situasi apapun.
"Sebagian besar penduduk setempat beragama Islam dan tidak boleh minum alkohol. Dengan kata lain, mereka tidak mabuk dan gaduh, tetapi para suporter sangat serius dan bersemangat dalam permainan," jelas Marukawa.
Secara keseluruhan, Marukawa mengaku suka berkarier di Indonesia. Dia bahkan merasa hidupnya mungkin tidak bisa seperti sekarang andai memutuskan berkarier di Jepang.
2. Alasan Jepang Gembira Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-17 2023
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup
-
Maeve Glass Emak-emak yang Kini Jadi Bagian dari Timnas Indonesia, Rekam Jejaknya Luar Biasa
-
Pelangi di Mars, Film Anak yang Tak Sekadar Menghibur tapi Menyalakan Imajinasi
-
5 Minuman Alami Penghancur Lemak Setelah Makan Opor Ayam dan Rendang
-
5 Buah Penurun Kolesterol Paling Cepat dan Ampuh, Solusi Sehat Setelah Lebaran
-
Bolehkah Puasa Syawal 3 Hari Saja? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Viral Guru Ngaji Banting Murid di Probolinggo, Buntut Mobil Tergores Sepeda
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
3 Alasan Pelangi di Mars Panen Kritik, Penggunaan AI hingga Dialog Usang Jadi Sorotan
-
Inovasi Keuangan Digital yang Dorong Perusahaan Lokal Indonesia Naik Kelas