- Qualcomm resmi meluncurkan chipset Snapdragon 6 Gen 5 dan 4 Gen 5 untuk meningkatkan performa smartphone kelas menengah.
- Chipset baru tersebut menawarkan peningkatan kemampuan GPU, dukungan fitur berbasis kecerdasan buatan, serta konektivitas 5G yang lebih cepat.
- Brand global seperti OPPO, realme, Honor, dan REDMI akan menggunakan chipset ini pada perangkat baru di tahun 2026.
Suara.com - Qualcomm Technologies resmi memperkenalkan dua chipset terbaru untuk smartphone kelas menengah, yakni Snapdragon 6 Gen 5 dan Snapdragon 4 Gen 5.
Kedua platform anyar ini dirancang untuk menghadirkan performa lebih cepat, gaming lebih mulus, serta daya tahan baterai yang lebih efisien pada smartphone generasi terbaru.
Chipset ini dipastikan akan digunakan pada berbagai HP terbaru dari brand global seperti Honor, OPPO, realme, dan REDMI pada paruh kedua 2026.
Snapdragon 6 Gen 5 Bawa AI dan Gaming Lebih Kencang
Qualcomm menyebut Snapdragon 6 Gen 5 hadir untuk pengguna yang menginginkan pengalaman flagship di kelas menengah.
Chipset ini membawa peningkatan GPU hingga 21 persen serta dukungan fitur kamera berbasis AI untuk hasil foto yang lebih baik.
Tak hanya itu, Qualcomm juga menyematkan teknologi Qualcomm Adaptive Performance Engine 4.0 yang membuat performa gaming tetap stabil dalam sesi bermain panjang.
Platform ini juga sudah mendukung konektivitas 5G dan Wi-Fi 7 untuk kecepatan internet lebih tinggi.
Snapdragon Smooth Motion UI Bikin HP Lebih Responsif
Baca Juga: vivo S2 Bakal Hadir Lagi? Seri HP Mid-Range Legendaris Ini Dirumorkan Comeback pada 2026
Salah satu fitur baru yang diperkenalkan Qualcomm adalah Snapdragon Smooth Motion UI.
Teknologi ini dirancang untuk membuat navigasi smartphone lebih lancar dan minim lag.
Menurut Qualcomm, Snapdragon 6 Gen 5 mampu membuka aplikasi 20 persen lebih cepat dan mengurangi gangguan tampilan layar hingga 18 persen.
Sementara itu, Snapdragon 4 Gen 5 disebut mampu membuka aplikasi hingga 43 persen lebih cepat dengan stabilitas layar meningkat 25 persen dibanding generasi sebelumnya.
Snapdragon 4 Gen 5 Kini Bisa Gaming 90FPS
Untuk kelas entry-level dan mid-range, Snapdragon 4 Gen 5 juga membawa peningkatan besar.
Berita Terkait
-
Render Motorola Moto G87 Beredar, Diprediksi Usung Kamera 200 MP
-
IQOO Siapkan HP Midrange dan Tablet Anyar, Andalkan Chipset Kelas Top
-
HP Baterai 8000mAh Pertama! realme C100 Siap Meluncur 7 Mei, Awetnya Sampai 7 Tahun?
-
5 HP Samsung Midrange Terbaik 2026, Spek Gahar Harga Makin Terjangkau
-
Xiaomi 17T Pakai Chip Kencang Dimensity, Upgradenya Signifikan Dibanding Xiaomi 15T
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia
-
Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun
-
Catat Tanggalnya! Ada Diskon dan Voucher Belanja Melimpah dari BRI di Outlet Ini
-
Mendikdasmen: Hard Skills Saja Tak Cukup, Ini Keterampilan Utama yang Wajib Dikuasai Gen Z!
-
Review Dream To You: Romansa Hangat Cinta Pertama, Luka dan Impian
-
Kota Makin Padat, Banjir Mengintai: Akademisi Soroti Teknologi Pengendalian Air di PIK2
-
Gen Z Fasih Bahasa Inggris, tapi Makin Asing dengan Bahasa Ibu, Mengapa?