SUARA SEMARANG – Ternyata bukan Nadeo Argawinata atau Ernando Ari yang merupakan penjaga gawang Timnas Indonesia yang memutuskan untuk berjualan ayam crispy.
Melainkan mantan penjaga gawang Timnas Indonesia yang memutuskan untuk berjualan ayam crispy demi menyambung hidupnya, setelah mengalami masalah kesehatan yang cukup lama.
Kejadian ini dialami oleh sang mantan penjaga gawang Timnas Indonesia, Kurnia Meiga, yang setelah 6 tahun berjuang untuk penyembuhan gangguan mata secara mandiri.
Hingga pada akhirnya, Ketua Umum PSSI Erick Thohir mendengar kabar yang dialami oleh Kurnia Meiga, dan segera memberikan bantuan untuk penyembuhan gangguan mata yang tengah dialaminya.
Tak hanya bantuan untuk kesembuhan mata sang penjaga gawang, melainkan bantuan berupa sebuah usaha untuk berdagang dan juga renovasi rumah.
Dan kini, Kurnia Meiga memutuskan untuk menjalankan sebuah usaha ayam crispy dengan label Magu Magu Chicken, yang merupakan usaha waralaba asal Yogyakarta.
Perjuangannya dulu membela Timnas Indonesia sebagai penjaga gawang pun kini harus terhenti karena masalah kesehatan, dan beralih dengan usaha ayam crispy tersebut.
Dari kejadian yang dialami oleh Kurnia Meiga tersebut, Erick Thohir pun menggagas untuk membuat sebuah Yayasan Bakti Sepak Bola.
Sebuah yayasan yang memiliki tujuan membantu para pemain dan eks pemain untuk mendapatkan masa depan yang lebih baik saat tidak lagi berkarir di lapangan hijau.
Bagi Erick Thohir, sudah selayaknya mantan pemain timnas mendapatkan apresiasi yang layak.
Dan melalui Yayasan Bakti Sepakbola Indonesia ini, Erick ingin adanya jaminan bagi para pemain sepak bola setelah memutuskan untuk gantung sepatu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Purbaya Bakal Lebih Aktif Tagih Pajak, Tapi Janji Tak Ada Kenaikan
-
Fan Meeting Win Metawin di Jakarta Penuh Momen Manis, dari Blusukan Hingga Panggil Penggemar Sayang
-
Kas Seret, WIKA Tunda Bayar Imbal Hasil Obligasi
-
Pengusaha Sawit Minta Pemerintah Kaji Detail Wacana Kopdes Merah Putih Kelola Pabrik CPO
-
Keracunan MBG di Semarang Diduga Akibat Kualitas Bahan Makanan dan Proses Masak
-
Colors of Evil: Red, Mengupas Teka-Teki Kematian Tragis dan Duka Mendalam Seorang Ibu
-
Sensus Ekonomi 2026 dan Dilema Menilai Kemiskinan dari Kepemilikan Aset
-
Investor Asing Masih Kabur, Net Sell Tembus Rp72,98 Triliun Sepanjang 2026
-
4 Night Cream Retinol Kunci Wajah Kencang dan Tetap Awet Muda di Usia 35-an
-
LPDB Koperasi Dorong KDKMP Papua Naik Kelas Lewat Program Inkubasi dan Akses Dana Bergulir