/
Senin, 10 Juli 2023 | 23:39 WIB
Ilustrasi pemain diaspora Timnas U-17. (ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/aww)

3. Staffan Qabiel
Posisi: Gelandang
Usia: 17 Tahun
Klub asal: Academy Sant Cuggat

Steffan Qabiel merupakan asli Indonesia, tetapi dia memulai karier di Spanyol. Ia lahir pasangan Indriani dan David Horito.

Sebelumnya, Staffan Qabiel bermain untuk Academy Sant Cuggat, ia juga sering menjadi pilihan utama dan meraih cukup banyak gelar pada level usia.

Sebelum terbang ke Spanyol, Qabiel punya jejak di beberapa klub Indonesia. Dia pernah bermain untuk tim muda Persija Barat. Selain itu, Qabiel juga tercatat pernah bermain untuk tim SBAI U-12

4. M Madrid Augusta
Posisi: Winger
Usia: 16 tahun
Klub asal: AFC'34 Alkmaar

Prestasi M Madrid Augusta cukup menonjol sejak muda. ia pernah meraih juara AQUADNC 2018. Dia juga pernah bermain di Liga TopSkor.

M Madrid Augusta juga sempat bermain untuk ASIOP dan ambil bagian di Piala Soeratin.

5. Aaron Liam Suitela
Posisi: Penyerang
Usia: 16 tahun
Klub asal: Bulleen FC

Aaron Suitela lahir dari orang tua yang berasal dari Indonesia dan Turki. Namun, Suitela lahir di Turki.

Baca Juga: 34 Pemain Dipanggil TC Timnas Piala Dunia U17: 6 Diaspora, Garuda Select Ada Hanif dan Lotra

Aaron Liam Suitela lahir pada 3 Juni 2007 masih bisa bermain di Piala Dunia U-17. Saat ini, Suitela bermain klub klub kasta kedua di Australia yakni Bulleen FC.

6. Welber Halim
Posisi: Bek kanan
Usia: 16 tahun
Klub asal: Sao Paolo

Welber Halim sendiri lahir di Banjarmasin, pada 25 April 2007. Namun, dia kemudian besar di Brasil.

Welber Halim merupakan keturunan Indonesia dari sang ibu. Ayahnya berasal dari Brasil, bernama Jesus Jardim. Nama ayahnya pernah bermain untuk Persiba Balikpapan.

Welber Halim pernah meraih beberapa gelar seperti Gothia Cup (Swedia), Dana Cup 2019 (Denmark), dan Adidas Madewis Cup 2019 (Prancis).***

Load More