SUARA SEMARANG - Terdapat enam nama pemain diaspora yang dipanggil TC Timnas U17 untuk memperkuat Indonesia di Piala Dunia U17 Jakarta 2023.
Berikut profil dari enam pemain diaspora yang dipenggil PSSI mengikuti TC Timns U17.
Para pemain diaspora tersebut telah menimba banyak ilmu di luar negeri terutama di negara Eropa.
Keberadaan para pemain diaspora ini juga diharapkan bisa menambah kekuatan Timnas U17 saat berlaga di Piala Dunia U17.
Apalagi berkaca pada Timnas Senior yang diperkuat pemain diaspora cukup memberikan dampak saat berlaga di FIFA Matchday lawan Palestina dan Argentina beberapa waktu lalu.
Berikut profil dari enam pemain diaspora yang sudah berpaspor Indonesia dan dipanggil TC Timnas U17 untuk Piala Dunia U17.
1. Aaron Nathan Ang
Posisi: Penjaga Gawang
Usia: 16 tahun
Klub asal: Youth FC Nottingen
Aaron Nathan punya modal apik sebagai penjaga gawang. Aaron Nathan dibekali tinggi badan 179 cm yang bisa membantunya untuk melakukan duel-duel bola atas.
Saat ini, Aaron Nathan bermain klub Youth FC Nottingen yang berlaga di Oberliga, kompetisi kasta kelima di Jerman.
Baca Juga: 34 Pemain Dipanggil TC Timnas Piala Dunia U17: 6 Diaspora, Garuda Select Ada Hanif dan Lotra
Aaron Nathan lahir di Jakarta, tepatnya pada 12 April 2007. Namanya tercatat pernah bermain untuk Pro Direct Academy yang berkompetisi di Indonesia Junior League 2020 lalu.
2. Mahesa S Ekayanto
Posisi: Belakang
Usia: 16 Tahun
Klub asal: FC Dordrecht
Kedua orang tua Mahesa Ekayanto berasal dari Indonesia. Namun, dia memulai karier junior di Belanda. Sebagai pemain belakang, Mahesa Ekayanto dibekali fisik yang menonjol dengan tinggi badan 182 cm.
Mahesa Ekayanto kini tengah bermain untuk tim muda FC Dordrecht, klub katas kedua di Liga Belanda atau Eerste Divisie.
Bermain di klub milik legenda Belanda Wesley Sneijder, Mahesa Ekayanto pernah menjadi kapten tim DHSC Utrecht.
Bersama klub ia meraih gelar juara Zwaluwen Youth Cup U-16 2023.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam
-
Demi Selamatkan Hukum, Mahfud MD dan Busyro Muqoddas Diusulkan Masuk Kabinet Prabowo
-
Aisyah Aqilah 'Siksa' Emosi demi Sajen Satu Suro: Lebih Melelahkan dari Teror Horor