SUARA SEMARANG – Banyak kemungkinan bahaya yang akan ditrmui ketika seseorang berkenda untuk kegiatan sehari-hari, termasuk ancaman dari rem mendadak oleh kendaraan di depan.
Seringkali seseorang pengendara tak dapat menghindari bahaya oleh kendaraan yang melakukan rem mendadak di depan, kecelakaan akhirnya tak terhindarkan.
Lantas bagaimana cara menghindari bahaya rem mendadak agar terhindar dari kecelakaan dalam berkendara? begini tips dari Honda Jateng!
Oke Desiyanto, Senior Instruktur Safety Riding Honda Jateng menjelaskan bila siapapun berpeluang tak terhindarkan dari bahaya rem mendadak.
"Saat bertemu dengan kendaraan yang mengerem tiba – tiba di depan, peluang besar benturan atau kecelakaan dengan kendaraan yang mengerem itu. Bisa juga atau mungkin benturan dengan kendaraan lain disekeliling kita," kata dia, Senin 17 Jun 2023.
Meski demikian, kecelakaan lalu-lintas atau benturan dengan kendaraan lain dapat dihindari.
"Tentu kita hanya punya peluang terhindar (kecelakaan), apabila ada jarak yang cukup untuk melakukan rem mendadak," ujarnya.
Itupun tak cukup, kata dia, kendaraan di belakang seseorang itu juga harus memiliki jarak aman.
"Atau memiliki ruang yang cukup bila tindakannya pencegahannya menghindar dari bahaya benturan dari rem mendadak," kata dia.
Prediksi Bahaya
Oke Desiyanto, Senior Instruktur Safety Riding menambahkan, agar seseorang tidak berada dalam situasi di belakang kendaraan yang mengerem tiba – tiba.
Hal pertama yang dilakukan yakni memaksimalkan pandangan mata, agar mendapatkan detail situasi di depan secara lengkap dan seluas mungkin.
Dia menyarankan supaya setiap pengendara, untuk mencari informasi selama berkendara.
"Contoh ada berapa banyak kendaraan yang berada di depan kendaraan yang sedang di depan kita. Intip berapa jaraknya masing- masing kendaraan bahkan beberapa kendaraan di depan kita," kata dia.
Apakah ada dalam beberapa detik berikutnya akan melalui persimpangan atau keramaian bahkan perumahan yang memungkinkan pergerakan arus kendaraan didepan atau paling depan tiba – tiba terhenti mendadak akibat aktifitas yang tidak terduga.
Berita Terkait
-
Kaum Trabas di Semarang Kirim Energi untuk Delvintor Alfarizi Taklukkan MXGP Lombok, Honda Community Jateng ikut Jajal Honda CRF150L
-
Energi Berharga Delvintor Alfarizi di MXGP Lombok dari Sorak Sorai Masyarakat, Poin Penting Crosser Astra Honda
-
Menerka Karakter Sirkuit Suzuka, Tantangan Sepasang Pembalap Astra Honda di Ajang Balap Ketahanan Suzuka Endurance 4-Hours
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
6 Fakta Blackout Massal yang Melumpuhkan Riau Hingga Aceh
-
Wanti-wanti Bobotoh di GBLA, Bojan Hodak: Jangan Sampai Angkat Piala di Atas Tribun Lagi
-
Ternyata Korban Pembunuhan! 6 Fakta Terungkapnya Kasus Mayat Wanita di Cipocok Jaya Serang
-
Menteri PU Jelaskan Kasus Dugaan Korupsi di Dirjen SDA
-
Tambang Emas Ilegal di Cigudeg dan Tanjungsari Bogor Disegel
-
Inovasi Baru PGTC 2026: Energy AdSport Challenge Jadi Wadah Mahasiswa Berprestasi Jalur Non-Akademis
-
Negara Rugi Rp12,5 Miliar! Polres Bogor Gulung Mafia BBM, Elpiji Subsidi dan Tambang Emas
-
Listrik di Riau Nyala Kembali usai Padam Total selama 3 Jam
-
BRI Consumer Expo Jakarta 2026 Hadir di JICC: Banjir Promo Hunian, Kendaraan, Sampai Tiket Pesawat
-
PLN Investigasi Penyebab Blackout Sumatera Utara: Ini Bedanya dengan Mati Lampu Biasa