SUARA SEMARANG - Sebuah pengakuan mantan pekerja s*ks komersial (psk) yang bercerita mengenai masa lalunya yang sama sekali tidak enak dengan profesi tersebut.
Sosok anonim (sebut saja Heni) dengan pengakuannya mengaku sangsat kosong dan lelah meski banyak mendapatkan uang dalam waktu semalam sebagai psk.
Bahkan dia menjalani profesinya sebagai psk tersebut sejak mahasiswi di salah satu perguruan tinggi.
Pengakuan Heni tersebut diunggah dalam platform berbagi cerita Quora, dan mengaku tidak nyaman meski punya banyak uang dalam sekejap.
"Rasanya tidak enak. Biar mudah mendapatkan uang dalam waktu semalam tapi tetap raga dan hati saya kosong dan sangat lelah," kata dia yang diunggah sekitar dua tahun lalu.
Dia bercerita pengalaman yang tak menyenangkan ketika mendapatkan client yang kurangajar.
"Belum lagi mendapatkan client yang kurangajar dan meremehkan saya. Beruntung saya masih dilindungi oleh orang orang yang berniat jahat dengan saya," ujarnya.
Namun lama kelamaan, dia bisa meninggalkan profesi tersebut dan mendapatkan jalan baru sebagai karyawan salah satu perusahaan, berikut kisah selengkapnya;
"Dulu waktu masih kuliah dan saya berumur 19thn an, kerja sampingan saya yaa psk. Berawal dari saya menjadi simpanan lama lama ketagihan. Bukan nagih sex nya yaaa, tapi nagih gampang dapet uangnya. Setelah kontrak simpanan saya berakhir, saya jadi freelance psk waktu itu.
Baca Juga: Comeback Numbers, Ini 3 Drama Korea yang Dibintangi Yeon Woo
Rasanya lelah sekali, (maaf) kemaluan saya pun rasanya pegal terus setiap hari, belum lagi ketika sedang menstruasi luar biasa sakitnya saya sampai ingin menangis dikosan.
Puncaknya adalah saat itu menjelang liburan natal dan akhir tahun, client saya membludak. Pernah dalam 1 hari saya harus melayani 6 client dari siang sampai malam. Luar biasa lelah nya diri saya ini waktu itu, pulang ke kosan saya langsung tidur tanpa membersihkan diri.
Besoknya jam 11 siang saya harus melayani client lagi sampai malam.
Tiba-tiba seminggu kemudian saya dilanda pusing dan badan drop. Saya close order, matikan handphone, dan tidur seharian. Akhirnya saya kuatkan diri untuk berobat ke klinik.
Dokter disana langganan saya, bahkan dia sudah tau kalau pekerjaan sampingan saya seorang psk, ketika dia hendak memeriksa saya dia berkata
"Neng, udahan atuh. ini kamu kelelahan, kecapean, badan kamu dari kemarin udah drop sebetulnya tapi kamu gak rasain. Kan saya udah bilang tetep jaga kesehatan". Saya cuma diem aja sambil nahan sakit kepala saya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
BRI Gandeng Plataran Indonesia Hadirkan BRI Wellness Experience Pertama dan Terbesar di Jakarta
-
BRI Wellness Experience Dukung Kesehatan Fisik, Mental, dan Finansial Masyarakat
-
Komunitas, UMKM, dan Merchant Bersatu Dukung Keseruan BRI Wellness Experience 2026 di Hutan Kota
-
Menteri Pariwisata RI Apresiasi BRI Wellness Experience Sebagai Penggerak Wisata Wellness
-
Dari Yoga Sampai Konser Musik, Ini Sederet Keseruan BRI Wellness Experience 2026 di Hutan Kota
-
Wajar Warga Enggan Bayar Pajak saat Ekonomi Lesu, Pengawasan Ketat Tak Diperlukan
-
BRI Wellness Experience Tawarkan Aktivitas Seru dan Promo Transaksi Digital
-
BRI Wellness Experience Perkuat Gaya Hidup Sehat Lewat Kolaborasi Dengan Plataran Indonesia
-
Spanyol Punya Cara Sendiri Redam Lionel Messi, Luis de la Fuente Tolak Man-to-Man Marking
-
BRI Hadirkan Pengalaman Wellness Seru yang Padukan Alam, Komunitas, dan Teknologi