Setelah itu saya pulang dan berjalan pelan pelan dipinggiran ruko pinggir jalan, tepat jam set 6 sore saya melihat dijalan para wanita muda pekerja kantoran pulang kerja dengan mengendarai motornya, lengkap dengan kotak bekal makanan yang ditaru dibawah kakinya.
Ada yang rapih dengan flat shoesnya dan ada yang ingin memakai sendal swallownya.
Sejenak saya tersenyum, membayangkan posisi saya seperti mereka, lelah bekerja dengan penatnya urusan kantor, pulang istirahat sambil menikmati streaming film dan cemilan didepan. Seketika saya mengingat keluarga saya dirumah.
Saya pulang ke kosan, makan sebentar dan minum obat, setelah itu saya menelpon ibu dirumah. Saya rindu rumah waktu itu. (keluarga tidak ada yang tau saya psk)
Setelah sehat saya menjalani aktifitas perkuliahan saya, dan bodohnya saya tetap open order. Hanya saya menjadwalkan dan membatasi client setiap harinya, bahkan saya hanya mau melayani dihari senin, selasa, jumat dengan max. 3 client.
Alasan saya yaa karna uang, saya butuh uang. dan saya berfikir mau perlahan lepas dari ruang lingkup psk ini.
ketika saya sedang skripsian saya melamar menjadi karyawan magang di suatu perusahaan swasta waktu itu, dan saya diterima.
Saya senang bukan main, walau hanya menjadi staff magang dan gaji yang saya terima tidak seberapa, tapi saya benar benar bersyukur dan mencintai pekerjaan saya waktu itu.
perlahan saya lupa dengan pekerjaan psk saya waktu itu, saya pulang magang bisa berkumpul dan nongkrong dicafe bersama teman teman kuliah, saya benar benar menjalani aktifitas anak muda pada umumnya.
Baca Juga: Comeback Numbers, Ini 3 Drama Korea yang Dibintangi Yeon Woo
Setelah wisuda diumur 23thn saya mulai mencari pekerjaan tetap dikantoran. Dan akhirnya saya diterima di kawasan industri dan saya menjadi staff admin disana.
Mimpi saya terwujud, saya senang akan hal itu.
yang dulu saya cuma iri melihat para wanita pekerja, sekarang saya bisa merasakan hal itu.
Sekarang diumur 26thn saya lagi di fase mendambakan sosok pasangan dan calon hidup. Tapi mikir lagi, memang ada yang mau sama saya ya??
Hah sudahlah.. saya menikmati hidup baru saya yang ini saja dulu sembari memperbaiki hidup saya kedepannya".***
Berita Terkait
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Dua Mahasiswa Diduga Jadikan Instagram Lapak Tembakau Sintetis
-
Pelatih Spanyol Lebih Takut Naik Helikopter Dibanding Lawan Lionel Messi di Final Piala Dunia 2026
-
Kanker pada Perempuan Kini Bisa Ditangani Lebih Personal, Terapi Presisi Bawa Harapan Baru
-
Dari Propaganda hingga Pengawasan: Mengapa 1984 Tetap Relevan di Zaman Digital
-
DPR Sentil Pihak SPPG saat Rapat: 120 Juta Penerima Manfaat, Siapa yang Mau Diberi Makan?
-
Liga Sepak Bola Kampung, Ikhtiar Jaga Anak Muda Menteng dari Bahaya Narkoba
-
15 Kepala Daerah Hasil Pilkada 2024 Kena OTT KPK, Ongkos Politik Mahal Jadi Pemicu?
-
Membaca, Menunda, Lupa: Ketika Balasan Chat Hanya Berakhir di Kepala
-
Dompet Karyawan Alfamart Dicuri, Polisi Lampung Utara Temukan Fakta Tak Terduga Saat Tangkap Pelaku
-
Bobby Nasution Dorong Warisan Sejarah Nias Jadi Destinasi Wisata Dunia