SUARA SEMARANG - Pelatih PSIS Semarang, Gilbert Agius mengubah posisi Alfeandra Dewangga menjadi gelandang bertahan saat menjamu Persebaya, Minggu (16/7/2023).
Di dua pertandingan sebelumnya, Gilbert Agius menempatkan Alfeandra Dewangga di sayap kiri menggantikan posisi yang sebelumnya pernah diisi oleh Pratama Arhan dan Frendi Saputra.
Saat melawan Persebaya, posisi sayap kiri diisi oleh Haykal Alhafiz sementara Alfeandra Dewangga digeser lebih ke tengah untuk menjadi gelandang.
Alfeandra Dewangga bersama Diarra ditugaskan oleh pelatih untuk mematikan pergerakan palymaker Persebaya Surabaya, Ze Valente.
Rupanya strategi Gilbert Agius tersebut berbuah manis dengan mencatatkan kemenangan 2-0 bagi PSIS Semarang.
Pelatih asal Malta tersebut mengatakan, melihat penampilan Alfeandra Dewangga sebagai gelandang bertahan saat SEA Games 2023 lalu di Kamboja yang mana Timnas Indonesia mendapatkan medali emas dalam turnamen tersebut.
"Saya lihat posisi di SEA Games, dia (Alfeandra Dewangga) bermain di posisi berbeda di Timnas. Dewa dan Diarra bermain solid dan tidak memberikan kesempatan bermain untuk Ze Valente," ungkap Gilbert Agius dikutip dari psis.co.id.
Selain berposisi sebagai bek sayap dan gelandang bertahan, Alfeandra Dewangga juga pernah ditempatkan sebagai bek tengah di musim sebelumnya.
Sementara itu, terkait kedalaman skuad PSIS Semarang, Gilbert Agius mengatakan bahwa dirinya memilih pemain sesuai dengan apa yang ditunjukkan para penggawanya saat latihan.
Baca Juga: Cair! Bonus Kemenangan PSIS Semarang vs Persebaya Total Rp 200 Juta, Yoyok Sukawi sampai Tepok Jidat
Pemain yang dirasa tampil bagus saat menjalani latihan akan mendapatkan menit bermain untuk menjalankan strateginya.
Beberapa pemain yang menjadi contoh adalah Gian Zola dan Giovani yang berlatih keras untuk bisa masuk dalam bench hingga dimasukkan ke lapangan.
"Gian Zola berlatih dengan baik dan kerja keras untik dapatkan menit bermain, dia mampu memanfaatkan kesempatan dengan baik, seperti Giovani dia tunjukan dengan bermain baik di laga tadi," tandas Gilber Agius dalam konferensi pers usai laga.
Berita Terkait
-
Cair! Bonus Kemenangan PSIS Semarang vs Persebaya Total Rp 200 Juta, Yoyok Sukawi sampai Tepok Jidat
-
Bomber PSIS, Carlos Fortes Minta Taisei Marukawa Berikan 20 Assist Padanya
-
Gali Freitas Disebut Jadi Rekrutan Asing Terbaik PSIS Semarang Musim Ini
-
Wonderkid Timor Leste 'Berulah', Fans PSIS Semarang Minta Sesuatu ke Yoyok Sukawi
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati