/
Selasa, 18 Juli 2023 | 23:29 WIB
KA Brantas Sesaat Setelah Menabrak Truk Di Semarang, selasa (18/7/2023)

SUARA SEMARANG – Kereta api (KA) Brantas jurusan Jakarta – Blitar menabrak sebuah truk trailer tanpa muatan di perlintasan KA Madukoro Semarang, pada selasa (18/7/2023) malam.

Tabrakan tersebut menyebabkan terjadinya kebakaran hebat pada truk serta lokomotif kereta.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun satu penumpang dilaporkan mengalami luka ringan.

Dalam video yang beredar di media sosial, truk terlihat mogok  saat akan melalui perlintasan kereta api.

Setelah itu beberapa menit kemudian kereta Brantas muncul dan menabrak truk yang melintang di perlintasan kereta api hingga terbakar.

Lalu apa saja yang bisa menjadi penyebab matinya mesin kendaraan saat berada di perlintasan kereta api?

Dikutip dari berbagai sumber, kendaraan bisa mengalami mati mesin saat melintasi rel kereta api dikarenakan adanya emisi elektromagnetik.

Saat ada arus listrik pada rel kereta api bersentuhan dengan benda elektromagnetik yang tidak kompatibel, maka akan menghasilkan emisi diatas ambang batas , dan akan membuat sistem kelistrikan benda lain akan mati.

 Matinya mesin kendaraan juga bisa disebabkan adanya medan magnet di sekitar rel kereta api yang berasal dari dinamo lokomotif.

Baca Juga: Meski Gugat Cerai, Shinta Bachir Tak Mau Umbar Aib Indra Kristianto

Medan magnet ini bisa menjangkau hingga radius satu kilometer. Itu sebabnya petugas menutup palang pintu bahkan ketika kereta belum terlihat.

Faktor lain  yang bisa menyebabkan mesin mati saat melintasi rel kereta api yakni karena pengendara tidak mengganti gigi mesin ke putaran yang lebih rendah.

Akibatnya mesin mobil dan koil mati karena adanya medan magnet dari lokomotif.***

Load More