Suara.com - Saat berkendara di jalan raya maupun jalan tol, pastikan untuk selalu hati-hati demi menjaga keselamatan selama perjalanan. Bagi pengguna jalan tol, pastikan juga sudah menerapkan rumus 3 detik di tol. Apa itu rumus 3 detik? Berikut ini ulasannya.
Jadi, rumus 3 detik ini merupakan rumus yang digunakan untuk mencegah atau meminimalisir risiko tabrakan beruntun di jalan tol. Penggunaan rumus 3 detik memungkinkan pengendara untuk menjaga jarak aman saat menginjak rem mendadak sehingga tak langsung menabrak kendaraan lain.
Lantas, bagaimana cara menerapkan rumus 3 detik di tol? Untuk menerapkan rumus 3 detik di Jalan tol ini bisa disesuaikan dengan situasi maupun kondisi yang dihadapi. Untuk selengkapnya, berikut ini penjelasannya yang dilansir dari berbagai sumber.
1. Buat patokan untuk injak rem
Saat akan masuk atau keluar gerbang tol, kadang para pengendara harus antri terlebih dulu karena gerbang tol cenderung terbatas.
Dalam situasi seperti ini, sebaiknya setiap pengendara harus menjaga jarak aman untuk meminimalisir adanya tabrakan dengan kendaraan lain.
Adapun caranya yaitu menerapkan patokan untuk injak rem ketika kamu melihat ada kendaraan lain berhenti . Contohnya, kamu bisa memanfaatkan marka jalan sebagai patokan saat Kamu melihat ada kendaraan lain berhenti dan kemudian injak rem.
2. Pastikan waktu pantau dan rem yaitu 3 detik
Rumus 3 detik berikutnya yaitu pastikan durasinya 3 detik saat melakukan pemantauan dan injak re. Saat kamu berkendara di tol, biasanya akan ada kendaraan di depan kendaraan kamu yang mendadak berhenti. Oleh karena itu, pastikan untuk selalu memantau kendaraan di depanmu.
Baca Juga: Duh, Pembangunan Jalan Tol Malang-Kepanjen Molor
Pastikan waktu yang dibutuhkan untuk memantau kendaraan di depan dan injak rem berdurasi 3 detik. Selama waktu 3 detik ini, kamu bisa membuat jarak aman untuk mencegah adanya tabrakan.
3. Jangan kurang 3 detik waktunya
Rumus 3 detik yang juga penting untuk diketahui saat ada di jalan tol yaitu pastikan durasi pantau dan injak rem tidak kurang dari 3 detik waktunya. Jika kurang dari 3 detik, maka jarak kendaraan kamu dan kendaraan yang ada di depan kamu bukanlah termasuk jarak aman.
Karena hal ini, kamu pun akan kesulitan melakukan manuver karena kekurangan ruang mengubah haluan kendaraan. Pastikan juga kamu selalu hitung 3 detik saat akan injek rem atau saat akan menjaga jarak guna menghindari tabrakan.
Demikian ulasan mengenai cara menerapkan rumus 3 detik di tol guna mencegah tabrakan beruntun yang penting untuk diketahui para pengendara. Semoga informasi ini bermanfaat!
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
-
406 Km dari Kota Purwokerto, Jalur Tol Ini Miliki Pemandangan Indah untuk Penggunanya: Ada View Gunungnya!
-
Duh, Pembangunan Jalan Tol Malang-Kepanjen Molor
-
Isu Hutang 800 M Jusuf Hamka Dibongkar Benny Batara: Tujuan Kita Mengedukasi Publik
-
Sederet Kisah Hewan Kurban di Metro Jakarta: Berlarian di Ruas Jalan Tol Sampai Tercebur ke Got
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
5 Manfaat Tretinoin untuk Kulit Wajah, Lebih dari Sekadar Obat Jerawat
-
Sekilas Millwall FC Klub Baru Elkan Baggott: Lahir dari Buruh Dibesarkan oleh Konflik
-
5 Tips agar Lipstik Tahan Lama Setelah Makan, Warna Bibir Tetap On Point
-
ISPA hingga Penyakit Jantung Jadi Ancaman Terbesar Kesehatan Karyawan Indonesia
-
Ketika Guru Bersertifikat Justru Terjebak di Celah Kebijakan
-
Diduga Menyamar sebagai Securities Crowdfunding, PT Econext Ventures Indonesia Dihentikan
-
Tiga Kasus Pelecehan Seksual Jadi Alarm, Kampus Harus Evaluasi Total Efektivitas Satgas PPKS
-
Eks Kiper AS Bongkar Wajah Asli Klub Baru Elkan Baggott: Hati-hati, Milwall FC Itu Keras
-
1 Malam 3 Ledakan, Pelabuhan di Tepian Selat Hormuz Jadi Pusat Pertempuran AS - Iran
-
5 Shio yang Paling Pintar Mencari Uang: Kombinasi Beruntung, Kerja Keras, dan Intuisi Tajam