SUARA SEMARANG - Manajemen PSIS Semarang melakukan langkah berani dengan mencoba mengontrak Stadion Jatidiri dalam jangka panjang.
Tak tanggung-tanggung, PSIS Semarang bersedia mengontrak Stadion Jatidiri setidaknya 30 tahun sebagai home base untuk latihan maupun laga resmi.
Dengan kontrak 30 tahun, maka semua pemeliharaan akan ditanggung manajemen PSIS Semarang dan pemerintah akan mengeluarkan biaya Rp 0.
Niatan mengontrak Stadion Jatidiri jangka panjang itu terungkap saat Bos PSIS Semarang Yoyok Sukawi membahas capaian Persita Tangerang mengontrak Stadion Indomilk.
Bos PSIS Semarang Yoyok Sukawi terlihat iri dengan keberhasilan klub tersebut menggunakan Stadion milik Pemkab Tangerang.
Dalam obrolan tersebut, Yoyok Sukawi ingin melakukan hal serupa untuk PSIS Semarang namun terdapat sejumlah kendala.
Padahal, jika Stadion Jatidiri dikelola oleh klub sepakbola termasuk PSIS Semarang maka semua perawatan dan pemeliharaan dilakukan oleh klub tersebut.
Menurut CEO PSIS Semarang itu, sebuah stadion akan pas dikelola oleh orang yang benar-benar paham dengan olahraga sehingga akan mengerti dengan detil apa saja kebutuhan stadion.
"Aku kan nyari payungnya (landasan hukum).... ndak ada," ujar Yoyok Sukawi.
Baca Juga: Gol Free Kick Marselino Ferdinan Tandai Ancaman Emmen FC Sebelum Kembali ke Dakota Arena
Selanjutnya Yoyok Sukawi menyampaikan tak ada peraturan pemerintah yang bisa dijadikan landasan hukum.
Demikian juga dengan peraturan di pemerintahan di bawahnya juga belum ditemukan celah bagi PSIS Semarang untuk mengontrak Stadion Jatidiri jangka panjang.
"Peraturan pemerintah nggak ada, Pergub nggak ada, Perbup nggak ada," kata Yoyok Sukawi.
Jika benar akan mengontrak Stadion Jatidiri jangka panjang, maka manajemen PSIS Semarang bisa jadi harus segera berkoordinasi dengan Gubernur Ganjar Pranowo atau Pemprov Jateng.
Mengingat Stadion Jatidiri yang menjadi kandang PSIS Semarang saat ini adalah milik Pemprov Jateng yang dipimpin oleh Gubernur Ganjar Pranowo.
Dalam pembicara itu ada usulan PSIS Semarang mengontrak Stadion Jatidiri dengan skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).
Berita Terkait
-
Bos Yoyok Sukawi Ubah Nama PSIS Semarang Usai Lakukan Studi Banding Stadion
-
Vitinho Absen 2 Pekan, Gali Freitas Berpotensi Jadi Starter saat PSIS Semarang vs PSS Sleman
-
Gian Zola Debut, Pelatih PSIS Semarang Tak Sembarangan Berikan Menit Bermain
-
Ze Valente Bela Brylian Aldama yang Dihujat Netizen Usai Gagal Bobol Gawang PSIS Semarang
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS
-
Tragedi Maut Pantura Indramayu: Kecelakaan Beruntun di Lohbener, 10 Orang Meninggal Dunia
-
Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara
-
Perang Terbuka AS-Iran! Selat Hormuz Resmi Ditutup, Harga Minyak Dunia Terancam Meroket
-
Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang
-
Kronologi OTT Kadishub Siak, Polisi Sita Uang Rp15 Juta dan Motor RX King
-
Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka
-
Memilih Pembalut yang Lebih Ramah Lingkungan, Ini yang Perlu Diketahui Perempuan
-
Dominasi Jawa Barat, Persib Bandung dan Goal Aksis Cimahi Juara HLS All-Stars 2026
-
Di Balik Sorot Lampu Stadion: Jayden Adams dan Bukti Bahwa Pesepak Bola Juga Manusia Biasa