SUARA SEMARANG - Komunitas Ojek Online (Kajol) Indonesia terus berkontribusi dalam kegiatan positif untuk menyebarkan kebaikan. Salah satunya adalah memberikan pelatihan kepada Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) kepada Komunitas Ojol URC Brebes Bersatu.
Kajol, yang merupakan sukarelawan pendukung Ganjar Pranowo, menyelenggarakan pelatihan di Desa Kaligangsa, Kelurahan Kulon, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, pada hari Rabu (19/7). Pelatihan ini diikuti oleh puluhan driver ojek online di wilayah Brebes.
Risnandar, Juru Bicara Kajol Indonesia, menjelaskan bahwa dalam pelatihan ini, para driver ojol berkumpul dan berdiskusi mengenai pentingnya berpikir kreatif dan membangun usaha meskipun dalam skala mikro dan kecil. Diharapkan, usaha mikro dan kecil ini dapat menjadi sumber pendapatan baru bagi komunitas dan memberdayakan para driver ojol.
"Ada banyak peluang usaha yang dapat dijajaki sebagai pemasukan sampingan selain menjadi ojol, salah satunya adalah menjadi pelaku UMKM," ujar Risnandar.
Dengan adanya pelatihan UMKM ini, diharapkan para driver ojol dapat lebih kreatif dan mau mencoba hal-hal baru yang bermanfaat. Inspirasi dari sosok Ganjar Pranowo yang begitu peduli dan dekat dengan rakyat turut mendorong terlaksananya kegiatan ini.
Salah satu peserta pelatihan, Abdulah, menyambut positif kegiatan ini. Baginya, pelatihan ini sangat bermanfaat dan selain mendapatkan ilmu baru, juga terbuka kesempatan untuk bersilaturahmi dengan sesama driver ojol.
"Dukungan kami siap untuk Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024 nanti, semoga beliau dapat membawa Indonesia ke arah yang lebih baik lagi," tambah Abdulah.
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk nyata dukungan Kajol Indonesia terhadap Ganjar Pranowo, dan diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi para driver ojol di Brebes serta menginspirasi untuk berkontribusi lebih positif dalam pengembangan usaha mikro dan kecil. Semoga melalui langkah-langkah seperti ini, Indonesia dapat tumbuh lebih maju dan sejahtera. (*)
Baca Juga: Gibran Tak Lolos Syarat Cawapres, Analis Undip: Minimal Usia 40 Tahun Sudah Ideal
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard
-
Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar
-
Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional
-
1,3 Ton Obat Bius dalam Teh Cina Disita Bea Cukai - TNI dari Kapal Asing di Batam