/
Sabtu, 22 Juli 2023 | 09:26 WIB
Citizen Journalism Cerdas: Ganjar Milenial Jateng Gelar Pelatihan Jurnalistik

SUARA SEMARANG - Di era modern seperti sekarang, terjadi banyak perubahan di berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam bidang jurnalistik. Perkembangan platform media yang maju telah mengarah ke era digitalisasi.

Hal ini telah menginspirasi Ganjar Milenial Center (GMC) untuk menyelenggarakan pelatihan jurnalistik dengan tema "Mencetak Citizen Journalism siap menghadapi era media 5.0" di Caffe Sudut Kota, Jalan Pekunden Utara, Kota Semarang, Jawa Tengah pada Jumat (21/7/2023).

Koordinator Wilayah (Korwil) GMC Jawa Tengah, Aris Lukmana Putra, menyatakan bahwa acara ini bertujuan untuk memberikan wawasan dalam menghadapi era digitalisasi, di mana informasi dengan cepat dan mudah menyebar melalui media massa.

"Aktualitas perkembangan digitalisasi yang begitu pesat memaksa kita untuk menyelenggarakan pelatihan semacam ini," ujar Aris.

Aris menjelaskan bahwa siapa pun dapat menyampaikan informasi dengan bebas dan jelas, oleh karena itu, diperlukan pemahaman bagi para milenial tentang bagaimana cara membedakan berita hoaks dan bukan hoaks.

Tujuannya adalah menciptakan generasi muda yang tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang beredar di media sosial (medsos).

"Kami berharap acara ini akan mencetak citizen journalism yang cerdas untuk masa depan. Harapan kami adalah agar peserta dapat memilah berita yang baik dan buruk, yang benar dan yang salah," ujar Aris.

Salah satu pemateri dalam pelatihan tersebut adalah Suprawy, seorang jurnalis media online. Dalam pemaparannya, Suprawy membahas dasar-dasar jurnalistik, konsep 5W 1H, serta cara memilih caption yang padat, jelas, dan menarik.

Anggi Aguslana, Ketua Penyelenggara acara, mengatakan bahwa tujuan pelatihan ini adalah untuk memberikan pemahaman tentang berita yang berdasarkan fakta dan berita yang merupakan opini.

Baca Juga: 4 Sosok Evil Mom Drama Korea, Ada yang Pilih Kasih sampai Gila Harta Dunia!

"Kegiatan ini berjalan lancar dan sangat menarik. Kami, sebagai milenial, ingin berkontribusi dalam membangun bangsa melalui kegiatan ini," kata Anggi.

"Kami berharap setelah mengikuti pelatihan ini, peserta dapat memvalidasi informasi yang diterima dan memberikan berita yang faktual," tambahnya.

Salah satu peserta, Vanessa Moya (21), menyatakan antusiasmenya dalam mengikuti pelatihan ini. Sebagai mahasiswa semester akhir, Vanessa memiliki impian untuk terjun ke dunia jurnalistik.

"Sebagai mahasiswa yang tertarik pada dunia jurnalistik, saya sangat senang dengan kegiatan ini. Saya berharap kegiatan semacam ini dapat terus diadakan di masa depan. Saya ingin menjadi wartawan dan berkontribusi dalam dunia jurnalistik," pungkasnya. (*)

Load More