SUARA SEMARANG - Stadion ini akhirnya dipilih PSSI menjadi pengganti Stadion manahan Solo yang berstatus sebagai venue Piala Dunia U-17.
Terlihat biasa saja, namun sejatinya stadion yang hanya berjarak 11 menit dari Stadion Manahan Solo ini berada di tengah kota.
Bahkan jika membaca sejarahnya, stadion ini jauh lebih tua daripada stadion yang digunakan sebagai salah satu tuan rumah Piala Dunia U-17 tersebut.
Nama stadion tersebut adalah Stadion Sriwedari yang kini ramai dibicarakan karena laga Persis Solo akan dipindah di sana.
Sejatinya, kandang utama Persis Solo adalah Stadion Manahan namun karena akan digunakan event lain maka Stadion Sriwedari jadi pilihan kedua saat melawan Arema FC.
Stadion Sriwedari hanya memiliki jarak kurang lebih 2,6 Km dan jika ditempuh dengan mobil maka membutuhkan kurang lebih 10 hingga 11 menit saja.
Stadion Sriwedari ini letaknya tepat di pinggir jalan Slamet Riyadi yang berada di tengah-tengah Kota Solo.
Berbeda dengan Stadion yang digunakan untuk venue Piala Dunia U-17 tersebut, Stadion Sriwedari memiliki sejarah luar biasa.
Stadion Sriwedari dibangun pada tahun 1932 oleh Sri Susuhunan Pakubuwana X dari Keraton Surakarta.
Baca Juga: Kado Pahit Jordi Amat Untuk Bojan Hodak yang Terbang ke Indonesia Gabung Persib
Berusia lebih tua dari NKRI, Stadion Sriwedari menyandang status cagar budaya dan stadion ini pula yang menjadi tempat Pekan Olahraga Nasional (PON) I.
Namun jika dilihat dari penataan, tribun dan aksesoris Stadion Sriwedari kalah jauh dibandingkan Stadion Manahan yang lebih modern.
Sesuai rencana Persis Solo akan menggunakan Stadion Sriwedari sebagai kandang saat melawan Arema dan sudah mendapatkan lampu hijau dari PSSI.***
Berita Terkait
-
Imitasi Gimcheon Sangmu FC, Erick Thohir Tiru Taeguk Warriors Bentuk Klub Berisi Pemain Timnas
-
PSSI Izinkan Indra Sjafri Latih Bhayangkara Jadi Klub Sekolah Timnas U-20, Tak Ada Degradasi?
-
Kedatangan Gelandang Tottenham Hotspur, Bima Sakti Siapkan Satu Tempat Istimewa di Lini Tengah Timnas U-17
-
Kartu As Erick Thohir, Frank Wormuth Jembatan Menuju Klub-klub Besar Jerman Belanda
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Karir Pekerja Terancam AI? Ini Kunci Agar Tetap Relevan di Masa Depan
-
Mengapa Pengetahuan Masyarakat Adat Penting untuk Mengatasi Krisis Iklim?
-
4 Posisi Cermin di Rumah yang Bisa Datangkan Keberuntungan Menurut Feng Shui
-
Ulasan Novel Halte Alam Baka, Pertemuan di Batas Dua Dunia yang Mengharukan
-
Turki Tersingkir di Piala Dunia 2026, Arda Guler: Sedih dan Malu
-
MAPPA Umumkan Tiga Adaptasi Anime Baru, dari Komedi Gelap hingga Romansa
-
Tips Agar Bedak Tahan Lama Tanpa Pakai Foundation, Ini Rahasia dari Makeup Artist
-
Generasi Muda Dinilai Punya Peran Strategis Dorong Kebijakan Udara Bersih: Bagaimana Caranya?
-
Kisah Klabu: Berawal dari Obrolan Dua Ibu, Kini Hidupkan Literasi di Taman Kota Jagakarsa
-
Pernah Kalah dari Timnas Indonesia, Herve Renard Incar Kemenangan Lawan Jepang di Piala Dunia 2026