SUARA SEMARANG - Viral sebuah video bernarasi penemuan Gading Gajah purba ditemukan di sebuah Kabupaten yang jaraknya sekitar 126 Km dari Kota Semarang, Jawa Tengah via Tol.
Gading Gajah purba itu disebut-sebut usianya mencapai 800 ribu tahun, yang ditemukan di Kabupaten Sragen Jawa Tengah, salah satu wilayah yang memiliki suhu cukup panas di provinsi tersebut.
Penemuan dugaan Gading Gajah Purba di Sragen itu pertama kali ditemukan salah seorang warga saat menggali untuk pembuatan pondasi rumah, Selasa 1 Agustus 2023.
Video penemuan Gading Gajah Purba itu diunggah oleh akun Instagram, @gemolongcitizen.
"Mau heran tapi ini Sragen, Kota dengan sejuta peradaban purba. Ditemukan Fosil gading Gajah panjang 3,12 m lokas Ngebung, Kalijambe, Sragen,: tulis akun tersebut melansir laman Facebook Ari Yatno.
Selanjutnya fosil Gading Gajah Purba tersebut dievakuasi oleh tim dari Museum Sangiran.
Penangung jawab dalam penyelamatan tersebut Suwita Nugraha, mengatakan gading tersebut diperkirakan dari Gajah Purba Stegodon.
"Diperkirakan berusia 600-800 ribu tahun," katanya.
Sementara itu, melansir Mongabay bila penemuan Gading Gajah Purba tersebut menjadi sebuah kekayaan arkeologi yang sangat menarik bagi para ilmuwan dan peneliti.
Baca Juga: Dikira Bukit Belaka, Tak Disangka Gunung Purba Raksasa di Jawa Tengah Ini Potensi Meletus Kapan Saja
Menilik analisis awal, fosil ini diduga dari jenis stegodon dan elephas.
Dengan demikian, temuan Gading Gajah Purba di Sragen itu dapat memberikan wawasan baru tentang kehidupan masa lampau dan evolusi gajah di Indonesia.
Lebih lanjut tim ahli dan arkeolog bekerja sama untuk melakukan penelitian lebih mendalam terhadap fosil gading tersebut.
Masih melansir Mongabay, tim berharap penemuan ini dapat memberikan informasi yang lebih detail tentang gajah-gajah purba yang pernah menghuni daerah tersebut.
Selain itu, usia fosil yang mencapai 800 ribu tahun juga menjadi bukti penting tentang sejarah alam dan geologi wilayah Indonesia.
Penemuan ini memberikan bukti tentang keragaman kehidupan di masa lalu dan pentingnya upaya pelestarian lingkungan untuk melindungi spesies-spesies yang ada saat ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Tok! OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Sekuritas, Buntut Skandal IPO REAL
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Pekerja BRI Insurance Galang Dana Mandiri demi Bencana Sumatra
-
Liam Rosenior Tuduh Arsenal Tak Hormati Chelsea, Mikel Arteta Bantah Keras
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
Sulis Jadi Simbol Perempuan Muslim Berdaya Fatayat NU
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena