SUARA SEMARANG- Berikut ini adalah contoh kunci jawaban dari buku Tema 1 Selamatkan Makhluk Hidup Subtema 3 Ayo Selamatkan Hewan dan Tumbuhan halaman 114 kelas 6 SD Kurikulum 2013.
Contoh kunci jawaban dari buku Tema 1 Selamatkan Makhluk Hidup Subtema 3 Ayo Selamatkan Hewan dan Tumbuhan halaman 114 kelas 6 SD Kurikulum 2013 yang ada pada artikel ini hanya sebagai referensi belajar saja.
Untuk mendapatkan jawaban yang otentik Kalian dituntut untuk mengembangkan jawaban sesuai dengan pengetahuan yang kalian miliki.
Berikut kami sajikan kunci jawaban dari buku Tema 1 Selamatkan Makhluk Hidup Subtema 3 Ayo Selamatkan Hewan dan Tumbuhan halaman 114 kelas 6 SD Kurikulum 2013.
Ayo Menulis
Carilah informasi tentang satu jenis hewan yang menjadi ciri khas di wilayah jawa tengah. Lakukan investigasi untuk mengumpulkan fakta-fakta
tentang hewan tersebut dan tuliskan dalam bentuk laporan.
Tulisanmu harus mencantumkan hal-hal berikut.
1. Ciri-ciri khusus dan habitat asli
2. Manfaat hewan
3. Jumlah populasinya saat ini
4. Penyebab kelangkaan
5. Langkah-langkah yang dilakukan pemerintah daerah untuk melindungi
kelestariannya
6. Langkah-langkahmu sebagai pelajar untuk melindungi kelestariannya
Contoh Jawaban
Laporan Mengenai Kelestarian Burung Merak di Wilayah Jawa Tengah
1. Ciri-ciri Khusus dan Habitat Asli
Burung Merak (Pavo cristatus) adalah salah satu hewan yang menjadi ciri khas di wilayah Jawa Tengah, Indonesia. Burung ini memiliki ciri khas yang memukau, yaitu bulu ekor panjang dan indah yang dapat dibentangkan seperti kipas berwarna-warni. Habitat asli burung merak adalah hutan tropis, padang rumput, dan daerah yang dekat dengan air, seperti danau dan sungai. Mereka sering ditemukan di dataran rendah hingga pegunungan dengan ketinggian sekitar 1.500 meter di atas permukaan laut.
2. Manfaat Hewan
Burung Merak memiliki peran penting dalam ekosistem. Selain keindahannya yang menjadi daya tarik wisata, burung merak membantu mengontrol populasi serangga dan hewan-hewan kecil lainnya. Mereka juga berkontribusi dalam proses penyebaran benih tumbuhan melalui kotorannya yang tersebar di berbagai tempat.
3. Jumlah Populasi Saat Ini
Sayangnya, populasi burung merak di wilayah Jawa Tengah mengalami penurunan yang cukup signifikan. Hal ini terutama disebabkan oleh perusakan habitat alaminya akibat deforestasi, perburuan ilegal, dan perdagangan liar. Data terbaru menunjukkan bahwa populasi burung merak di wilayah ini telah berkurang hingga lebih dari 50% dalam beberapa dekade terakhir.
4. Penyebab Kelangkaan
Kelangkaan burung merak di wilayah Jawa Tengah terutama disebabkan oleh faktor-faktor seperti hilangnya habitat alaminya akibat pembangunan, perburuan ilegal untuk perdagangan burung hias, dan gangguan manusia terhadap lingkungan alaminya. Hal ini mengakibatkan terganggunya siklus hidup dan perkembangbiakan burung merak.
5. Langkah-langkah Pemerintah Daerah untuk Melindungi Kelestariannya
Pemerintah daerah Jawa Tengah telah mengambil beberapa langkah untuk melindungi kelestarian burung merak. Beberapa di antaranya adalah:
Pembentukan taman nasional dan cagar alam sebagai kawasan perlindungan bagi habitat burung merak.
Peningkatan pengawasan dan penegakan hukum terhadap perburuan ilegal dan perdagangan burung merak.
Kampanye kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga ekosistem dan melestarikan satwa liar.
6. Langkah-langkah Sebagai Pelajar untuk Melindungi Kelestariannya
Sebagai pelajar, kita juga dapat berkontribusi dalam melindungi kelestarian burung merak dengan langkah-langkah seperti:
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
IHSG Uji Resistansi 7.120 di Tengah Reli Wall Street dan Volatilitas Harga Minyak
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
Niatnya Go Green Pakai Wadah Sendiri, Eh Malah Kena 'Pajak' Tak Terduga
-
Batik Gunung Kendil Rembang Sukses Tembus Pasar Eropa
-
5 Ciri-Ciri Mesin Cuci Perlu Diganti Bukan Diperbaiki, agar Tidak Rugi Jangka Panjang
-
Antre Pertalite di SPBU Siak sampai Berjam-jam, Eceran Susah Didapat
-
Erin Mantan Andre Taulany Bongkar Kelakuan ART di Rumah: Baju Anak Saya Dipakai Tanpa Izin
-
Komunitas Bermain: Ruang Sederhana di Tengah Kota yang Mengembalikan Masa Kecil Saya
-
28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 6 Mei 2026: Trik F2P Bobol Event TOTS Dapat Pemain Meta
-
Tahun Ajaran Baru Datang, Orang Tua Jangan Cuma Fokus Seragam, Cek 5 Poin Krusial Ini!