SUARA SEMARANG -- Nominal harga pasaran dua pemain asing PSIS Semarang, Taisei Marukawa dan Carlos Fortes turun memasuki pekan ketujuh Liga 1 BRI 2023/2024.
Taisei Marukawa, gelandang sayap kiri PSIS Semarang selama enam kali bermain di kompetisi Liga 1 2023/2024, baru berkontribusi memberikan satu kali assist, dan belum mengoleksi satu pun gol.
Pesepakbola asal Jepang ini juga harus menerima satu kartu kuning, serta sempat tidak bermain karena mengalami cedera saat bermain melawan Borneo FC.
Harga Taeisei Marukawa di pasaran pun mengalami penurunan. Dari catatan transfermarkt, pemain asing andalan PSIS ini mengalami penurunan lebih dari 1 miliar rupiah, tepatnya Rp1,3 miliar, menjadi Rp6,5 miliar.
Penurunan nominal harga di pasaran juga dialami oleh Carlos Fortes. Pemain penyerang PSIS ini hingga pekan ketujuh Liga 1, baru bermain sebanyak empat kali.
Meski berhasil mengoleksi 4 gol dalam empat kali permainan, Carlos Fortes juga harus menerima satu kartu kuning dan satu kartu merah akibat pelanggaran saat melawan PSS Sleman, Jumat (21/7/2023).
Akibatnya, pemain asal Portugal ini tidak bisa memperkuat PSIS pada dua laga berikutnya, karena mendapatkah hukuman larangan bermain.
Pemain berusia 28 tahun ini juga mengalami penurunan harga di pasaran. Penurunan harga cukup signifikan, mencapai Rp869 juta. Sehingga kini harga pasaran Carlos Fortes menjadi sekitar Rp5,2 miliar.***
Baca Juga: Persija Gagal Hatrick, Target Thomas Doll Terlalu Muluk ?
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?
-
Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
Tak Diperpanjang, Bangkok United Bongkar Kondisi Pratama Arhan di Akhir Kontrak
-
Curiga Alibi Jatuh di Kamar Mandi, Penjaga Kos di Bandung Diancam Usai Bongkar Kejahatan Pelaku
-
Soal Blok Andaman, Kapolda Aceh Jamin Investasi di Aceh Aman dan Nyaman
-
Sensus Ekonomi DIY Baru 9 Persen, Dibayangi Kekhawatiran Pajak hingga Penolakan Warga