SUARA SEMARANG - Perjuangan klub Elkan Baggott rebut puncak klasemen sementara Divisi Championship terwujud pada pekan kedua saat menang lawan Stoke City.
Menang 2-0 atas Stoke City, kini Ipswich Town merebut posisi klasemen Divisi Championship dari tangan Watford yang turun ke posisi ketiga.
Bertanding di markasnya Portman Road Stadium, Sabtu 12 Agustus 2023 malam, pertandingan berjalan sangat ketat. Permainan tensi tinggi ditunjukan kedua tim.
Babak pertama, Ipswich Town mampu menguasasi jalannya pertandingan dengan pegnguasaan bola 55 persen. Termasuk menang dalam shoot on goal, tendangan pojok dan terjebak offside.
Gol pertama Ipswich Town berhasil dicetak oleh Luke Woolffenden pada meniit ke 23. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Pada babak kedua, Stoke City mampu mengubah permainan dengan terus menekan pertahanan Ipswich Town.
Bahkan tim tamu mampu unggul balik dalam penguasaan bola menjadi 57 persen berbanding 43 persen.
Di tekan oleh Stoke City, kemudian Ipswich Town mengganti posisi pemain striker George Hirst pada menit ke 68, memasukan Kayden Jackson.
Hasilnya, menit 81 Kayden Jackson mampu menambah keunggulan Ipswich Town dengan gol kedua tercipta ke gawang Stoke City. Hasil dari umpan W Burns.
Baca Juga: Hasil Pertandingan Live Skor Ipswich Town Vs Stoke City, Puncaki Klasemen Divisi Championship
Hingga 90 menit berlansung Ipswich Town mampu mempertahankan keunggulan clean sheet 2-0 atas Stoke City.
Hasil tersebut membawa Ipswich Town ke pouncak klasemen dengan 2 kali main, 2 menang mengoleksi 6 poin. Ipswich Town unggul produktivitas gol memasukan 4 dan kemasukan 1.
Menguntit di posisi kedua ada Leicester dengan selisih produktivitas satu gol yang menang lawan di kandang Huddersfiel 0-1.
Kemudian Watford yang bermain tanpa gol dengan Plymouth Argyle 0-0 di peringkat ketiga. Sedangkan Stoke City turun ke peringkat 13 klasemen Divisi Championship.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026