/
Kamis, 17 Agustus 2023 | 07:38 WIB
Pelatih PSIS Semarang Gilbert Agius (instagram @psisfcofficial)

SUARA SEMARANG - Pelatih PSIS Semarang, Gilbert Agius mendapatkan teguran keras dari Komdis PSSI.

Teguran kepada pelatih asal Malta tersebut dikarenakan pada saat laga Dewa United FC vs PSIS Semarang, Gilbert Agius dinilai melakukan hal yang buruk.

Dalam rilis resmi PSIS Semarang, Gilbert Agius dinilai oleh Komdis PSSI melanggar kode disiplin PSSI tahun 2023.

Komdis PSSI menemukan bukti bahwa Gilbert Agius menghempaskan dan membanting botol minuman di pinggir lapangan.

Hal tersebut dilakukan oleh Gilbert Agius saat dirinya merasa tidak puas dengan perangkat pertandingan yang memimpin laga yang pada akhirnya dimenangkan oleh PSIS Semarang.

"Gilbert Agius melanggar Kode Disiplin PSSI Tahun 2023 karena menghempaskan dan atau membanting botol minuman di pinggir lapangan sebagai bentuk protes kepada perangkat pertandingan dan diperkuat dengan bukti-bukti yang cukup untuk menegaskan terjadinya pelanggaran disiplin," bunyi rilis tersebut.

Bos PSIS Semarang, Yoyok Sukawi angkat bicara soal dijatuhkannya sanksi tersebut kepada pihaknya.

Menurut Yoyok Sukawi, pihaknya mengakui dan menerima teguran dari Komdis PSSI secara legawa.

Dia juga mengingatkan kepada para pemain dan ofisial PSIS Semarang untuk bisa menahan emosi ketika pertandingan.

Baca Juga: 7 Kontroversi Gubernur NTT, Terbaru Sebut Ciri Orang Miskin Makan Nasi Banyak

“Kami menerima sanksi buat official karena memang kemarin panas situasinya di pertandingan dan ke depan kami akan kembali saling mengingatkan untuk lebih tertib,” tutur Yoyok Sukawi.

Selain mendapatkan teguran keras dari PSSI, prestasi juga diukirkan Gilbert Agius di pekan kedelapan bersama PSIS Semarang.

Gilbert Agius terpilih menjadi pelatih terbaik pekan ini dan dua pemain PSIS Semarang lainnya, yakni Gali Freitas dan Boubakary Diarra terpilih dalam Best XI of The Week BRI Liga 1.

Load More