SUARA SEMARANG - Pelatih PSIS Semarang, Gilbert Agius mendapatkan teguran keras dari Komdis PSSI.
Teguran kepada pelatih asal Malta tersebut dikarenakan pada saat laga Dewa United FC vs PSIS Semarang, Gilbert Agius dinilai melakukan hal yang buruk.
Dalam rilis resmi PSIS Semarang, Gilbert Agius dinilai oleh Komdis PSSI melanggar kode disiplin PSSI tahun 2023.
Komdis PSSI menemukan bukti bahwa Gilbert Agius menghempaskan dan membanting botol minuman di pinggir lapangan.
Hal tersebut dilakukan oleh Gilbert Agius saat dirinya merasa tidak puas dengan perangkat pertandingan yang memimpin laga yang pada akhirnya dimenangkan oleh PSIS Semarang.
"Gilbert Agius melanggar Kode Disiplin PSSI Tahun 2023 karena menghempaskan dan atau membanting botol minuman di pinggir lapangan sebagai bentuk protes kepada perangkat pertandingan dan diperkuat dengan bukti-bukti yang cukup untuk menegaskan terjadinya pelanggaran disiplin," bunyi rilis tersebut.
Bos PSIS Semarang, Yoyok Sukawi angkat bicara soal dijatuhkannya sanksi tersebut kepada pihaknya.
Menurut Yoyok Sukawi, pihaknya mengakui dan menerima teguran dari Komdis PSSI secara legawa.
Dia juga mengingatkan kepada para pemain dan ofisial PSIS Semarang untuk bisa menahan emosi ketika pertandingan.
Baca Juga: 7 Kontroversi Gubernur NTT, Terbaru Sebut Ciri Orang Miskin Makan Nasi Banyak
“Kami menerima sanksi buat official karena memang kemarin panas situasinya di pertandingan dan ke depan kami akan kembali saling mengingatkan untuk lebih tertib,” tutur Yoyok Sukawi.
Selain mendapatkan teguran keras dari PSSI, prestasi juga diukirkan Gilbert Agius di pekan kedelapan bersama PSIS Semarang.
Gilbert Agius terpilih menjadi pelatih terbaik pekan ini dan dua pemain PSIS Semarang lainnya, yakni Gali Freitas dan Boubakary Diarra terpilih dalam Best XI of The Week BRI Liga 1.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Wamen Haji Dorong Industri Umrah Naik Kelas, Bisnis Tak Lagi Sekadar Kejar Profit
-
BM Seaside View Resto & Cafe: Hidden Gem Seafood Tepi Pantai di Anyer
-
Harry Kane Kritik Taktik Bertahan Inggris Penyebabkan Kekalahan Menyakitkan dari Argentina
-
Update Harga dan Buyback Emas Antam, UBS, Galeri 24 di Pegadaian
-
Ratusan Anak Penderita Kanker di Iran Terlantar Akibat Ledakan Rudal AS
-
BEI Ubah Aturan Main, 28% Kapitalisasi Pasar IHSG Kini dalam Pantauan Ketat
-
Santri Korban Pembakaran Akan Jalani Operasi Cangkok Kulit
-
OJK Limpahkan Tersangka Kasus Asuransi Jiwa Prolife ke Kejaksaan, Kerugian Capai Rp566,24 Miliar
-
Kasus Dena Karari, Warga AS Ditahan Sejak 2024 Kini Dibebaskan Iran
-
Inggris Tumbang, Argentina Bangkit Dramatis dan Tantang Spanyol di Final