SUARA SEMARANG - Klub PSIS Semarang dipastikan akan menerima kerugian dobel sebagai sanksi atas laga keras lawan Persib Bandung.
Tak hanya kehilangan 3 poin saja, PSIS Semarang masih mendapatkan dua kerugian lainnya. Hal itu menyebabkan klub asal Kota Semarang itu terancam tersebut bakal melaju berat di pekan berikutnya.
Pelatih PSIS Semarang Gilbert Agius juga dipastikan harus memastikan kondisi para pemain pelapis jika ingin kembali ke jalur kemenangan.
Penyebabnya, ada dua pemain inti PSIS Semarang yang mendapatkan kartu merah langsung saat menjamu Persib Bandung di Stadion Jatidiri.
Sayangnya meski bermain di depan suporter sendiri namun PSIS Semarang kalah 1-2, di sisi lain itu adalah kemenangan perdana Persib semenjak ditangani pelatih Bojan Hodak.
Tak hanya kalah dan menahan malu di kandang sendiri, PSIS Semarang harus terlempar dari posisi empat besar dan kini ada di urutan keenam.Sementara tambahan 3 poin membawa Persib Bandung naik di posisi ke-14.
Dua gol Persib dilesakkan oleh Marc Klok melalui titik penalti. Sementara satu gol PSIS Semarang dicetak oleh gelandang serang Gali Freitas.
Bak jatuh tertimpa tangga, kekalahan itu dilengkapi dengan dua pemain PSIS Semarang yang mendapatkan kartu merah langsung. Wasit mengganjar Luthfi Kamal di menit ke 43 dan kiper Adi Satryo di menit ke 77.
Kartu merah langsung diberikan pada pemain yang dianggap melakukan pelanggaran serius, bahkan bisa menciderai lawan.
Baca Juga: Ganyang Puncak Klasemen, Asnawi Mangkualam Antarkan Jeonnam Dragons Pangkas Jarak
Kartu merah langsung itu akan memiliki dua konsekuensi berat untuk klub PSIS Semarang di pekan ke-10.
Konsekuensi pertama adalah, Adi Satryo dan Luthfi Kamal tak bisa dimainkan pada laga berikutnya. Di pekan ke-10 PSIS Semarang akan bertandang di kandang Persik Kediri.
Meski masih berada di posisi tengah, namun Persik Kediri cukup menakutkan saat bermain di Stadion Brawijaya. PSIS Semarang bisa bernasib sama dengan Persis Solo maupun Arema yang pulang tanpa membawa poin.
Kerugian kedua adalah, manajemen PSIS Semarang harus membayar denda bagi pemain yang mendapatkan kartu merah langsung.
Satu kartu merah bisa dikenai denda sebesar Rp 20 juta. Sehingga manajemen PSIS Semarang harus membayar denda Rp 20 juta pada PSSI sebagai federasi sepakbola di tanah air.
Dengan kekalahan ini maka PSIS Semarang kembali memetik hasil buruk usai dua kali kemenangan. Dalam lima laga terakhir, PSIS Semarang dua kali menang, dua kalah dan sekali imbang.
Dengan tak adanya penambahan poin bagi PSIS Semarang maka saat ini ada di urutan ke-6 klasemen sementara dengan 14 poin dan terpaut 5 poin dari urutan posisi teratas.***
Berita Terkait
-
Sudah Dilakahkan Persib, PSIS Semarang Kembali Menanti Sanksi Denda Komdis PSSI
-
Kronologi Tragedi Penalti Marc Klok dan Kartu Merah Luthfi Kamal, Keras PSIS vs Persib
-
Poin PSIS Semarang Bakal Dikurangi 3 Sebagai Buntut Arema Jika Resmi Mundur Dari Kompetisi
-
OUT Alfeandra Dewangga Batal ke Timnas, PSIS Ketiban Berkah Lawan Persib Bandung?
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya
-
Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri
-
Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga
-
Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik
-
Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba
-
Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar
-
Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya
-
IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik
-
Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh
-
Sultan Syarif Kasim II 'sang Donatur' Sumbang Rp1 Triliun untuk Kemerdekaan Indonesia