SUARA SEMARANG - Mimpi Marselino Ferdinan untuk mendapatkan satu tempat di KMSK Deinze gagal total di awal musim ini. Si anak emas ditengarai menjadi penyebabnya.
Marselino Ferdinan kalah bersaing dengan si anak emas De Schryver yang memiliki status mentereng saat didatangkan KMSK Deinze awal musim ini. Ia adalah pemain asli Belgia dengan pemilik assist terbanyak musim lalu.
Bersaing dengan pemain 26 tahun tersebut, Marselino Ferdinan pun sama sekali belum mendapatkan tempat. Di dua laga terakhir, Marselino Ferdinan hanya berada di bangku cadangan.
Marselino Ferdinan yang sudah kembali ke tim di dua pekan terakhir justru sama sekali tak mendapatkan kesempatan. Sementara De Schryver selalu menjadi pilihan pertama dalam empat laga KMSK Deinze.
Kualitas Marselino Ferdinan memang masih berada di bawah De Schryver. Sejauh ini ia baru mencetak 1 gol, namun cara ia menguasai bola dan membaginya begitu hebat.
Tak ayal statistik KMSK Deinze di 3 laga terakhirnya begitu bagus dalam peluang mencetak gol dan tendangan yang mengarah ke gawang. Hal inilah yang belum bisa dibuktikan Marselino Ferdinan musim lalu.
Di laga terbaru saat KMSK Deinze melawan Royal Liege dimenangkan dengan skor 3-1 di Dakota Arena.
De Schryver membuat satu gol cepat di menit ketiga. Meski kebobolan di menit ke 15 melalui striker lawan Adriano Bertaccini, KMSK Deinze membalas dengan dua gol lainnya.
Adalah Alessio Staelens dan Jellert Van Landschoot yang membukukan namanya di papan skor pada menit ke 61 dan 85.
Baca Juga: Hasil Live Skor KMSK Deinze Lawan Royal Liege, Naik Papan Atas Usai Raih Tiga Poin
Di laga tersebut, KMSK deinze membuat 16 tembakan dan 6 diantaranya mengarah ke gawang. Berbanding 19 (7) milik lawan. KMSK Deinze menguasai 60 persen bola dan melakukan 570 umpan.
Dengan hasil ini posisi KMSK Deinze naik di posisi ke 7 dengan 6 poin. Poin ini ini menyamai milik Club NXT, Patro Eisden dan Francs Borains yang ada di posisi ke 4, 5 dan 6.
Saat ini KMSK Deinze juga hanya berjarak 3 poin dari Lommel di puncak klasemen. Meski klub tersebut masih memiliki satu laga sisa.
Meski tak belum dapat tempat saat KMSK Deinze berlaga di liga namun sejatinya Marselino Ferdinan memiliki peluang bermain di Piala Belgia pekan depan.
KMSK Deinze akan melawan ROC Charleroi di putaran keenam Piala Belgia. Lawan Marselino Ferdinan tersebut berasal dari divisi amatir sehingga diatas kertas mampu dikalahkan.
Maka peluang Marselino Ferdinan untuk bermain melawan klub yang lebih lemah jauh lebih terbuka. Hanya saja laga melawan ROPC Charleroi digelar pada 10 September 2023.
Berita Terkait
-
Pelatih Ubah Gali Freitas Jadi Kaoru Mitoma PSIS Semarang Mantab Empat Besar
-
Hasil Live Skor KMSK Deinze Lawan Royal Liege, Naik Papan Atas Usai Raih Tiga Poin
-
Marselino Ferdinan Jadi Penendang Freekick Pertama KMSK Deinze? Berikut 20 Line Up Lawan RFC Liege
-
Bentrok RFC Liege, Marselino Ferdinan Jadi Gelandang Tumpuan di Dakota Arena
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Kalah dari Dewa United, Hendri Susilo: Pemain Tidak Patuh
-
67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
-
Pertamina Enduro Selangkah ke Grand Final Proliga 2026 Usai Tundukkan Electric PLN 3-2
-
Jakarta Bhayangkara Presisi Tumbangkan Samator 3-0, Persaingan Final Proliga 2026 Makin Ketat
-
Steven Wongso Sebut Orang Gendut Lebih Rendah dari Anjing, Rizky Febian Sampai Ikut Komentar
-
Kecewa Kalah dari Persib Bandung, Johnny Jansen: Bali United Seharusnya Menang
-
Telepon Vladimir Putin, Presiden Iran Siap Capai Kesepakatan dengan AS jika Adil
-
Prabowo Subianto Temui Vladimir Putin di Moskow, Seskab Teddy Ungkap Agendanya
-
Inter Milan Menang Dramatis 4-3 atas Como, Kian Dekat ke Scudetto
-
Marie-Louise Eta Ukir Sejarah, Jadi Pelatih Perempuan Pertama di Bundesliga