News / Internasional
Senin, 13 April 2026 | 06:52 WIB
Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, mengatakan serangan rudal terhadap Israel didasarkan pada "hak pembelaan diri yang sah" negara tersebut, seraya menekankan bahwa Iran memberikan "tanggapan tegas" terhadap "agresi" Israel. /ANTARA/Anadolu/py
Baca 10 detik
  • Presiden Masoud Pezeshkian menyatakan kesiapan Iran mencapai kesepakatan adil dengan Amerika Serikat demi perdamaian kawasan Timur Tengah.
  • Pernyataan tersebut disampaikan Pezeshkian saat berkomunikasi melalui telepon dengan Presiden Vladimir Putin pada hari Minggu lalu.
  • Iran menekankan bahwa kepentingan nasional dan hak rakyat tidak dapat ditawar akibat penerapan standar ganda oleh Washington.

Suara.com - Presiden Masoud Pezeshkian menyatakan bahwa negaranya siap mencapai kesepakatan yang seimbang dan adil dengan Amerika Serikat, namun menegaskan bahwa kepentingan nasional tetap menjadi batas utama dalam setiap perundingan.

Pernyataan tersebut disampaikan Pezeshkian saat melakukan percakapan telepon dengan Presiden Vladimir Putin pada Minggu.

Iran sepenuhnya siap untuk mencapai kesepakatan yang adil dengan AS demi perdamaian dan keamanan jangka panjang di kawasan Timur Tengah,” ujarnya, sebagaimana dikutip dari pernyataan resmi kepresidenan Iran di media sosial, dilansir dari Sputnik.

Masoud Pezeshkian (Iranian Presidency/dpa)

Ia menegaskan bahwa hak-hak rakyat Iran serta kepentingan strategis negara tidak dapat ditawar dalam negosiasi dengan Washington.

Dalam pembicaraan itu, Pezeshkian juga memaparkan perkembangan dialog yang tengah berlangsung dengan pihak AS. Ia menilai, hambatan utama dalam mencapai kesepakatan berasal dari penerapan 'standar ganda' oleh Washington dalam proses negosiasi.

(Antara)

Load More