- Union Berlin menunjuk Marie-Louise Eta sebagai pelatih kepala interim menggantikan Steffen Baumgart hingga akhir musim kompetisi Bundesliga.
- Penunjukan ini dilakukan manajemen setelah Union Berlin mengalami penurunan performa signifikan dan terancam masuk zona degradasi liga.
- Langkah tersebut mencatatkan sejarah baru bagi sepak bola Eropa dengan menempatkan perempuan sebagai pelatih di level tertinggi.
Suara.com - Union Berlin resmi menunjuk Marie-Louise Eta sebagai pelatih kepala interim hingga akhir musim, sekaligus mencatatkan sejarah baru di Bundesliga.
"Union Berlin resmi menunjuk Marie-Louise sebagai pelatih interim hingga akhir musim setelah mengumumkan pemecatan Steffen Baumgart," demikian pernyataan Bundesliga di situs resmi pada Senin.
Keputusan ini diambil setelah Union Berlin menelan kekalahan 1-3 dari tim juru kunci Heidenheim, yang menjadi puncak kekecewaan manajemen terhadap performa tim.
Pada usia 34 tahun, Eta sebelumnya telah mencatatkan sejarah sebagai asisten pelatih perempuan pertama di Bundesliga. Kini, ia mendapat kepercayaan untuk memimpin tim utama di tengah situasi sulit dengan target memperbaiki performa.
Penurunan performa Union Berlin memang terlihat jelas sejak jeda musim dingin. Secara keseluruhan, tim hanya meraih dua kemenangan sejak periode Natal, sehingga posisi mereka di klasemen menjadi tidak aman. Saat ini, Union Berlin hanya berjarak tujuh poin dari zona play-off degradasi.
Direktur Olahraga Union Berlin, Horst Held, mengakui kondisi tim sedang tidak baik dan membutuhkan perubahan segera.
“Kami menjalani paruh kedua musim yang benar-benar mengecewakan. Situasi kami masih berbahaya dan kami sangat membutuhkan poin untuk bertahan di liga,” ujar Held.
Penunjukan Eta diharapkan mampu memberikan dampak cepat, terutama dalam meningkatkan mental dan performa tim.
Ia memiliki latar belakang sebagai mantan pesepak bola putri berprestasi. Saat memperkuat Turbine Potsdam, Eta sukses meraih gelar Liga Champions 2010 serta tiga trofi Bundesliga putri.
Baca Juga: Rusuh di Bundesliga! Ultras Serbu Lapangan Baku Hantam, Polisi Susah Payah Pukul Mundur
Pengalaman tersebut menjadi salah satu alasan utama manajemen memberikan kepercayaan kepadanya. Menariknya, sebelum ditunjuk sebagai pelatih interim tim putra, Eta sebenarnya telah diproyeksikan untuk menangani tim putri Union Berlin mulai musim depan.
Namun, situasi darurat membuatnya kini harus mengambil peran penting di tim utama. Langkah ini sekaligus menjadi tonggak penting dalam perkembangan pelatih perempuan di level tertinggi sepak bola putra Eropa.
(Antara)
Berita Terkait
-
Rusuh di Bundesliga! Ultras Serbu Lapangan Baku Hantam, Polisi Susah Payah Pukul Mundur
-
Jadwal Liga Jerman Pekan ke-28: Bayern Munich vs Freiburg, Kevin Diks Cs Jamu Heidenheim
-
Kevin Diks Tak Terbuai Rekor Manis, Misi Selamatkan Gladbach Jadi Prioritas
-
3 Sejarah Gila yang Dicapai Kevin Diks di Liga Jerman
-
Statistik Kevin Diks saat Jadi Kapten dan Bantu Monchengladbach Hajar St. Pauli
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Roberto De Zerbi Tekankan Mentalitas Positif untuk Selamatkan Tottenham dari Degradasi
-
Lille Pesta Gol 4-0 atas Toulouse, Calvin Verdonk Tampil 14 Menit
-
Napoli Ditahan Parma 1-1, Gagal Pangkas Jarak dari Inter Milan
-
Manchester City Hajar Chelsea 3-0 di Stamford Bridge, Pepet Arsenal di Klasemen
-
Sempat Stres Soal Paspoortgate, Dean James Tegaskan Komitmennya untuk Timnas Indonesia
-
Mikel Arteta: Rasanya Seperti Pukulan Telak di Wajah
-
Luciano Spalletti Merendah usai Juventus Permalukan Atalanta di Bergamo
-
Bantai Australia 4-0, Vietnam Raih Tempat Ketiga Piala AFF Futsal 2026
-
Link Live Streaming Final Piala AFF Futsal 2026: Timnas Futsal Indonesia vs Thailand
-
Isu Pindah Tuan Rumah Menguat, AFC Tegaskan Piala Asia 2027 Tetap di Arab Saudi