SUARA SEMARANG- Perum BULOG Wilayah Jateng mencapai 203.851 ton, yang terdiri dari stok operasional dan juga persediaan dalam perjalanan (PDP).
Pemimpin Wilayah BULOG Jateng, Ahmad Kholisun mengatakan, stok beras BULOG Jateng tersebar di 4 cabang, yakni di wilayah Semarang, Pati, Surakarta dan Pekalongan. Adapun jumlah stok yang tersedia masih sangat mencukupi cukup untuk kebutuhan pangan di Jateng selama 6 bulan ke depan atau sampai awal tahun 2024.
"Stok beras BULOG ini digunakan untuk memenuhi kebutuhan penyaluran beras lewat Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), cadangan bencana alam, dan juga untuk penyaluran bantuan pangan pemerintah," katanya
Menurut Ahmad, stok beras BULOG Jateng diperoleh dari pengadaan dalam negeri dan impor. Namun demikian, BULOG Jateng tetap mengutamakan pengadaan dalam negeri terlebih dahulu.
"Untuk penyerapan beras dalam negeri di wilayah BULOG Jateng sepanjang tahun ini sudah mencapai 124.000 ton, dan sampai saat ini, pengadaan masih terus berjalan. Namun demikian, saat ini volume pengadaan dalam negeri diakui sangat mengecil, ini karena faktor perkembangan harga di lapangan yang cukup tinggi," imbuhnya.
Sementara itu Terkait program SPHP, Ahmad Kholisun mengaku, sampai saat ini program yang ditujukan untuk mengendalikan harga beras di pasaran masih terus berlangsung. Dari program SPHP yang dilakukan sepanjang Januari hingga September 2023 ini telah terealisasi 64.000 ton.
"Saat ini sesuai ketetapan dari Badan Pangan Nasional beras SPHP dijual dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp9.950/kg dari gudang BULOG. Kalau dikirim sampai ke pedagang pengecer harga jualnya bisa Rp10.200/kg, itu karena ada komponen biaya distribusi atau angkutan. Dan pedagang menjual ke konsumen harus sesuai maksimal HET," tukasnya.
Dijelaskan, beras SPHP dijual di seluruh Jateng melalui pasar - pasar tradisional. Sedikitnya ada 133 pasar sasaran SPHP dengan jumlah pedagang 538.
"Di samping melalui pedagang pasar BULOG juga menyalurkan beras SPHP lewat RPK, PPK, dan ritel modern, serta bekerja sama dengan pemerintah daerah melalui gerakan pangan masyarakat," jelasnya.
Baca Juga: Menangkan Sengketa di KIP, ICW Sebut Kemendagri Belum Penuhi Keterbukaan Soal Pj Kepala Daerah
Ahmad Kholisun menuturkan, untuk pedagang pasar yang menyalurkan beras SPHP, adalah pedagang yang telah ditetapkan oleh Dinas Ketahanan Pangan atau Diseprindag setempat. Namun pada intinya, pedagang tersebut harus bersedia untuk jual beras SPHP sesuai dengan HET dan menjual langsung ke konsumen, bukan ke pedagang.
"Pedagang beras SPHP harus membuat pernyataan yang intinya siap menjual dengan HET dan langsung jual ke konsumen bukan pedagang," tuturnya.
Sedangkan terkait bantuan pangan pemerintah, Ahmad Kholisun menegaskan jika BULOG Jateng telah siap melaksanakan. Dari stok beras yang ada, BULOG Jateng sendiri telah siap untuk melakukan penyaluran bantuan pangan pemerintah, yang rencananya akan dilakukan mulai pekan depan.
Menurutnya, data Badan Pangan Nasional mencatat, di Jawa Tengah ada 3.574.715 keluarga penerima manfaat. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.358.977 penerima manfaat berada di bawah wilayah distribusi BULOG Jateng, dan sisanya akan dipenuhi oleh BULOG Jogja.
"Untuk bantuan pangan pemerintah, masing-masing penerima manfaat akan mendapatkan beras 10 kg, sehingga kebutuhan beras untuk program tersebut mencapai 23.589,7 ton per bulan, dan akan disalurkan 3 bulan, dengan total 70.769 ton beras," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
-
Aksi Mahasiswa Dibatasi hingga UOB Plaza, Polda Metro Siagakan 9.242 Personel
Terkini
-
Sesaat Lagi Kick Off! Link Live Streaming Persib vs Bali United Malam Ini, Maung Bandung Juara?
-
Kasus Tambang Ilegal Tuban Meluas, Dua Nama Dilaporkan ke Polisi
-
Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah Jadi 70 Orang, 14 Ribu Warga Manggarai Timur Pilih Mengungsi Mandiri
-
Geger Karnaval HUT RI, 3 Orang Jadi Tersangka Pemukulan Kapolsek dan Danramil Cicalengka
-
Perpres Ojol Diperluas, Tarif Antar Makanan dan Barang Bakal Diatur
-
Menimbang Operasional Koperasi: Cukup dengan Modal vs Model Bisnis Matang
-
Libatkan Anak Difabel, SBY Art Community Suarakan Pesan Perdamaian Lewat Seni Lukis
-
IHSG Diramalkan Capai 7000 di Kuartal III 2026
-
Cara Dapat Uang Tunai dari BRI Cicilan Emas Lewat BRImo
-
Toyota Kijang Innova Jadi Mobil Paling Banyak Ditukar Tambah Pengunjung GIIAS 2026