/
Selasa, 19 September 2023 | 16:03 WIB
Shin Tae Yong Tolak Kontrak Besar dari China, Lebih Pilih Timnas Indonesia Ternyata Karena Hal Ini! (instagram @shintaeyong7777)

SUARA SEMARANG - Tolak kontrak besar dari China demi Timnas Indonesia, Shin Tae Yong bikin haru pencinta sepakbola tanah air.

Setelah meninggalkan jabatan pelatih Timnas Korea Selatan pada musim panas 2018, Shin Tae Yong diburu sejumlah klub dan tim nasional.

Pada pertengahan 2019 Shin Tae Yong sempat didekati federasi sepak bola Thailand yaitu FA Thailand, namun kesepakatan batal terjadi sehingga FAT akhirnya menunjuk Akira Nishino untuk membesut Chanathip Songkrasin dan kawan-kawan.

Beberapa bulan berselang, Shin Tae Yong didekati sejumlahkan Liga Super China dan Timnas Indonesia.

Salah satu klub Liga Super China yang memburu tanda tangan Shin Tae Yong adalah Shenzhen FC.

Shenzhen FC menawarkan gaji sebesar 3 juta Dollar atau setara 45,2 miliar per tahun kepada Shin Tae Yong.

Sementara itu PSSI hanya berani memberikan gaji 1 juta Dollar atau sekira 15 milyar kepada pelatih 53 tahun tersebut.

Mengejutkannya, Shin Tae Yong justru menolak tawaran Shenzen FC dan memilih menangani Timnas Indonesia.

Shin Tae Yong memilih Indonesia karena berani memberikan kontrak jangka panjang kepada Shin Tae Yong, yakni 4 tahun. Sementara itu China hanya menjanjikan kontrak satu tahun.

Baca Juga: Bak Bendera SLANK di Setiap Konser di Indonesia, Ini Spanduk BLACKPINK di Konser TWICE Tuai Kontroversi di Perancis

Di balik alasan selain kontrak panjang masih banyak lagi alasan kenapa Shin Tae Yong lebih memilih Timnas Indonesia.

Pertama antusias suporter termasuk menjadi alasan Shin Tae Yong dalam memilih melatih Timnas Indonesia, karena suporter Indonesia dalam semua jenjang Timnas mulai dari U-19 U-23 sampai senior, suporter Timnas Indonesia tidak membedakan hal itu.

Sedangkan yang dari klub China, tawaran dari mereka Shenzhen FC hanya kontrak 1 tahun, mereka tidak menjanjikan kontrak jangka panjang sehingga Shin Tae Yong memilih Timnas Indonesia yang lebih serius untuk mengontraknya.

Satu tahun tidak cukup bagi pelatih sepakbola dimanapun sebagai pelatih asing pelatih membutuhkan waktu untuk menyesuaikan budaya dan lain-lain.

Satu tahun mustahil tidak yakin dapat berbuat sesuatu itulah alasan Shin Tae Yong kenapa memilih Timnas Indonesia.

Tak terasa perjalanan Shin Tae Yong mengasuh Timnas Indonesia sudah berjalan empat tahun.

Setelah membawa Timnas Indonesia lolos ke Piala Asia 2023 dan mendongkrak rangking FIFA skuad Garuda, Shin Tae Yong diberi target baru oleh ketua umum PSSI yaitu bapak Erick Thohir.

Erick Thohir meminta Shin Tae Yong untuk membawa Timnas Indonesia  lolos Olimpiade 2024 dan melaju di kualifikasi Piala Dunia 2026.

Untuk kualifikasi Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia akan menghadapi Brunei di babak pertama pada tanggal 12 dan 17 Oktober 2023.

Apabila Timnas Indonesia bisa mengalahkan Brunei, maka Indonesia akan melaju ke babak kedua.

Dan pada babak ini Timnas Indonesia akan masuk grup F yang di dalamnya ada Irak, Vietnam dan Filipina.

Melihat komposisi dari grup F, Timnas Indonesia harus optimis untuk bisa masuk dalam dua besar. Apabila tujuan tersebut bisa tercapai, Indonesia akan melaju ke babak ketiga.

Dan di babak ketiga ini Indonesia wajib masuk dua besar demi lolos otomatis ke Piala Dunia 2026.

Itulah yang dibicarakan Erick Thohir kepada Shin Tae Yong, bahwa ada dua project yang direncanakan sejak awal, pertama lolos sampai kualifikasi babak terakhir di Piala Dunia 2026, dan yang kedua lolos ke Olimpiade Paris 2024. Itulah kata Shin Tae Yong dikutip dari akun YouTube Denny Sumargo.

Load More