SUARA SEMARANG - Seratusan orang tewas dalam tragedi di Gunung Api Purba di Jawa Tengah yakni Dataran Tinggi Dieng beberapa dekade lalu.
Kawasan Dataran Tinggi Dieng berlokasi di Kabupaten Wonosobo dan Banjarnegara merupakan Gunung Purba di Jawa Tengah yang punya sejarah geologi hingga peradaban.
Meski berbentuk seperti bukit belaka dengan ketinggian lebih dari 2.000 MDPL, Gunung Api Purba Dieng ternyata masih aktif.
Hingga saat ini, aktivitas vulkanik di Gunung Api Purba Dieng masih tampak di beberapa kawah yang ada.
Melansir laman Diengplateau.com, letak Gunung Api Purba Dieng berada di sebelah barat Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing.
Dieng merupakan kawasan vulkanik aktif yang juga gunung api raksasa berbentuk dataran luas, tak seperti gunung kebanyakan.
Gunung Api Purba Dieng punya panjang kurang lebih 9 mil (14 km) dan lebar 4 mil (6 km).
Bentuknya memanjang dari arah barat daya-tenggara, dengan ketinggian Dieng mencapai 2000 Meter di atas permukaan laut
Dieng merupakan salah satu wisata alam eksotik yang dimiliki Jawa Tengah dan terkenal hingga mancanegara.
Baca Juga: Kekuatan Dahsyat Palm Vs Killua, Spoiler Hunter X Hunter Episode 124, Siapa Menang?
Beberapa objek wisata di Dieng terbentuk secara alamiah dan bersifat wisata alam pegunungan.
Adapun, jenis wisata alam Dataran Tinggi Dieng seperti kawah, telaga, pegunungan.
Lokasi pariwisata terkenal yang ada di Dieng di antaranya Telaga Warna, Kawah Sikidang, Candi Arjuna, Sunrise Sikunir, Telaga Menjer, Museum Kailasa, Telaga Pengilon, Sumur Jalatunda, Telaga Cebong, Telaga Merdada, Dieng Plateau Theater.
Meski memiliki wisata alam yang eksotis dan terkenal, Dieng masih aktif secara vulkanik dan pernah memakan korban jiwa.
Salah satu peristiwa bersejarah di Gunung Api Purba Dieng yakni ketika menewaskan lebih dari 100 orang.
Masih melansir laman Diengplateau.com tragedi itu terjadi pada 20 Februari 1979.
Berita Terkait
-
Dikira Bukit Belaka, Tak Disangka Gunung Purba Raksasa di Jawa Tengah Ini Potensi Meletus Kapan Saja
-
Dalamnya MasyaAllah! Dibalik Gunung Purba Jawa Tengah ada Sumur Purba Raksasa dan Mitos Pertarungan Sosok Naga
-
Mengenal Wedhus Gembel Gunung Merapi Paling Aktif di Dunia, Suhu 1000 Derajat Celcius Kecepatan 200 KM Perjam
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Transformasi Gerai Donat: Menu Makin Variatif dan Punya Teknologi Self-Ordering
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
Belanja Hemat April 2026: 17 Produk Indomaret Diskon Besar, Ada yang di Bawah Rp10 Ribu
-
Dari Elit BUMN ke Viral di Tikungan Maut, Siapa 3 Komisaris Pusri? Ada Arteria Dahlan
-
Laga Hidup Mati di GOR Jatidiri: Siapa yang Akan Melaju ke Puncak Proliga 2026?
-
Bogor Diguyur Hujan Lebat, Bendung Katulampa Masih Aman di Level Siaga 4
-
Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?