SUARA SEMARANG – Mantan jurnalis televisi nasional Andy Budiman berbagi tips kepada para santri baru Pondok Pesantren Al Fadhilah Semarang. Bagaimana menjadi orang yang bisa dikenal dan dikenang.
Di hadapan santri baru yang kebanyakan para mahasiswa, Andy Budiman mengungkappkan salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan cara menulis. Tulisan bisa membuat orang dikenang sebab mampu mengahasilkan karya yang bisa selalu diingat orang banyak.
Kata Andy Budiman banyak sekali tokoh-tokoh besar di dunia yang namanya abadi lewat tulisan. Sebut saja Karl Marx, Hegel, Pramoedya Ananta Toer, Tan Malaka, hingga Imam Al-Ghazali dan masih banyak lagi.
Mereka bukan hanya dikenang karena karya tulisnya, mereka bahkan mampu merubah peradaban dunia hingga menjadi seperti sekarang ini.
Imam As-Syafi’i, yang merupakan tokoh penting dalam pembentukan ilmu Ushulul Fiqh pernah memberi satu pernyataan menohok kepada muridnya, “Jika kamu bukan anak raja, menulislah”.
Pernyataan itu disampaikan karena hanya dengan menulis, orang biasa yang bukan siapa-siapa akan dikenang selamanya di dalam sejarah. Murid Imam Syafi’I yang memang sebagian besar berasal dari kalangan rakyat jelata dan budak, dituntut untuk menulis agar nama mereka tidak tenggelam ditelan arus sejarah.
Akhirnya muncullah murid-murid Imam Syafi’I yang punya andil besar dalam membangun peradaban umat Islam, contoh saja Al Muzanniy, Al Buyuthiy, Ar Robi’ bin Sulaiman Al Marodiy, Al-Za’faroniy, dan Al-Karobisiy.
Andy Budiman yang berlatar belakang jurnalis berpengalaman internasional memberi pembekalan kepada para santri agar terus menulis dan berkarya walaupun memiliki kesibukan sebagai mahasiswa.
Menurut Andy, lingkungan pondok pesantren yang memang diperuntukan bagi pembelajar, adalah tempat yang pas untuk menempa kemampuan menulis dan berpikir.
Baca Juga: Andy Budiman Yakin PSI Tembus Senayan di Pemilu 2024: Kita Bikin Kejutan Seperti di DPRD DKI Jakarta
“ya seperti yang dibilang Imam Syafi’I, kita itu kalau nggak punya jabatan dan bukan orang kaya ya Cuma menulis jalan satu-satunya agar nama kita dikenang,” ujar Andy Budiman, yang juga Wakil Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Sebagai mantan jurnalis, Andy Budiman juga menceritkan pengalaman dia. Dunia pemberitaan membuatnya hingga berkarier di luar negeri.
Andy Budiman yang juga menjadi calon legislatif (Caleg) DPR RI daerah Pemilihan Jateng I (Semarang, kab Semarang, Salatiga, dan Kendal), pernah menjadi redaktur kantor berita di Jerman, Deutch Welle.
Bahwa karena kesibukannya menulis mampu mengantarkan dirinya yang lahir dari desa terpencil di Lampung menjadi jurnalis internasional di Jerman.
“Saya sendiri sejak dulu kesibukannya menulis dan membuat berita, akhirnya mengantarkan saya sampai jadi seperti ini,” tuturnya.
Sementara itu, Teddy Kholiluddin dalam materinya memaparkan dengan tulisan dirinya mampu mengungkap berbagai persoalan di masyarakat, terkhusus mengenai dinamika kerukunan antar umat beragama.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
Terkini
-
Detik-Detik Mencekam di Sydney! Airbus A320 Nyaris Tabrakan dengan Boeing 777
-
Dukung Green Movement, PMII dan Nusa Jaya Perluas Ruang Hijau di Tengah Kota Jakarta
-
Menyamar Jadi Polisi, Pria Ini Curi Susu di 6 Minimarket Palembang, Gunakan KTA Polri Palsu
-
Novel Kisah Pi: Perjuangan Bertahan Hidup Bersama Harimau di Tengah Laut
-
Anti-Geser! 4 Chemical Sunscreen Lokal yang Nyaman Dipakai di Bawah Makeup
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Filosofi STY Bertemu Transformasi Bank Jakarta, Persija Bidik Juara Liga 1
-
Jalur Kematian Orang Indo! Belanda Didesak Sejarah Gelap Kolonial Masuk Kurikulum
-
Detik-detik Kebakaran Mobil Merambat ke Tempat Pengisian BBM di Bogor
-
Riau Sumbang 198 Hotspot, Karhutla di 3 Wilayah Capai 124 Hektare