SUARA SEMARANG - Nasib pelatih Timnas Indonesia Indra Sjafri di Asian Games 2023 akan ditentukan pekan ini. Laga berat sudah menanti andai Timnas Indonesia berhasil mengalahkan Uzbekistan.
Adalah Timnas Jepang yang "sudah menunggu" Indra Sjafri di babak perempat final Asian Games pada Minggu 1 Oktober mendatang.
Untuk melawan Jepang, Indra Sjafri harus lebih dahulu fokus mengalahkan Uzbekistan pada Rabu 28 September 2023.
Di babak hidup mati ini tak ada cara lain bagi Indra Sjafri selain menang jika ingin meloloskan Timnas Indonesia di babak berikutnya.
Padahal di dua laga terakhir, penampilan anak asuh Indra Sjafri tak meyakinkan. Kalah 1-0 dari Korea Utara dan China Taipei.
Saat itu Indra Sjafri beruntung bisa lolos karena Kyrgyzstan menang 4-1 lawan China Taipei sehingga Timnas Indonesia masuk peringkat tiga terbaik.
Tak adanya opsi di lini serang menjadi salah stau kendala bagi Indra Sjafri. Hal itu membuat Timnas Indonesia tumpul di dua laga terakhirnya.
Hal itu jelas jadi catatan serius Indra Sjafri karena lini serang tak mampu mencetak gol. Beruntungnya, Ramadhan Sananta bisa didatangkan ke China untuk masuk di line up babak 16 besar Asian Games.
Melawan Uzbekistan, Indra Sjafri akan mengandalkan naluri mencetak gol Ramadhan Sananta. Memiliki postur tubuh jangkung, ia diharapkan menjadi pembeda.
Baca Juga: Sudah Hadapi 3 Klub Besar, Saatnya Marselino Ferdinan Bawa KMSK Deinze Naik Posisi
Jika berhasil menang lawan Uzbekistan maka Indra Sjafri akan meladeni Jepang. Jepang sendiri baru akan bermain di hari Kamis. Namun melihat lawan Jepang Myanmar maka diatas kertas akan menang.
Di sisi kanan bagan sepakbola Asian Games ini, selain Jepang ada negara kuat Arab Saudi yang melawan India. Selain Itu Korea Utara yang melawan Bahrain.
Semisal nantinya Indra Sjafri berhasil membawa Timnas Indonesia melewati hadangan Uzbekistan dan Jepang maka kemungkinan besar bisa bertemu Arab Saudi atau Korea Utara.
Sebaliknya, jika Timnas Indonesia kalah dari Uzbekistan maka tugas Indra Sjafri memimpin Timnas Indonesia di Asian Games usai sudah. Mereka harus angkat koper dari China.***
Berita Terkait
-
Halo Pak Erick Thohir, Timnas Diremehkan Malaysia Gegara Catatan FIFA
-
Shin Tae Yong Terancam Kehilangan Bek Kanan Timnas di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Bulan Oktober
-
Hadiah Timnas Jelang ke Qatar, Shin Tae Yong Akan Latih Pratama Arhan ke Piala Asia di IKN
-
Kok Alfeandra Dewangga Jadi Gelandang Timnas U-23 Saat Kalah 1-0? Penempatan Indra Sjafri Dipertanyakan
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Campus League 2026 Jakarta: Binus dan UPH Sapu Bersih Tiket Final Putra-Putri
-
25 Link Poster Ucapan Hari Raya Waisak 2026 Gratis, Bisa Langsung Download dan Dibagikan
-
5 Fakta Final Liga Champions: Dominasi PSG, Arsenal Cuma Keren di Atas Kertas
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
PSG Dibungkam! Gol Cepat Havertz Bawa Arsenal Unggul di Final Liga Champions
-
Tampil di Specteve 2026, Efek Rumah Kaca Bawa Pesan Emosional Lewat Lagu 'Di Udara'
-
Qurban Era Digital: Bagaimana Teknologi Mengubah Tradisi Idul Adha di ASEAN
-
Lebih dari Sekadar Kurban, Iduladha Juga Mengajarkan Arti Kepedulian
-
Energi Ceria Khas Brasil Hadir dalam Koleksi Sandal Penuh Warna
-
Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions