SUARA SEMARANG - Dua bek Asnawi Mangkualam dan Pratama Arhan dapat perlindungan FIFA jika ingin hengkang dari klub yang dibela saat ini.
Bahkan Asnawi Mangkualam dan Pratama Arhan bisa melakukan negosiasi dengan klub lain sebelum masa kontraknya habis di Jeonnam Dragons dan Tokyo Verdy.
Negosiasi dari Asnawi Mangkualam dan Pratama Arhan pun bisa dilakukan tanpa seizin klub tempat bermain saat ini. Regulasi FIFA memberikan perlindungan pada keduanya.
Regulasi untuk Asnawi Mangkualam dan Pratama Arhan itu kerap disebut dengan Bosman Rule yang berisikan aturan tentang transfer pemain sebelum kontrak habis.
Saat ini Pratama Arhan maupun Asnawi Mangkualam sudah masuk dalam Bosman Rule karena masa kontrak di klub kurang dari 6 bulan lagi.
Kontrak Asnawi Mangkualam akan habis di Jeonnam Dragosn pada 31 Desember 2023. Meski ada opsi perpanjangan selama setahun. Sementara kontrak Pratama Arhan akan habis di akhir Januari 2024.
Sesuai Bosman Rule, Asnawi Mangkualam dan Pratama Arhan tidak diperbolehkan melakukan komunikasi atau negosiasi dengan klub lain jika masa kontra masih 6 bulan atau lebih.
Namun sebaliknya, jika sisa masa kontrak dibawah 6 bulan maka diperbolehkan melakukan negosiasi dengan klub lain. Meski tanpa izin dari klub saat ini.
Jika melihat kontrak keduanya, maka masa bakti Asnawi Mangkualam di Jeonnam Dragons tinggal kurang dari 3 bulan. Sementara Pratama Arhan masih menyisakan kurang dari 4 bulan.
Dengan ketentuan tersebut maka kini Asnawi Mangkualam dan Pratama Arhan melalui agennya bisa bernegosiasi dengan klub manapun.
Pratama Arhan dikaitkan dengan klub Suwon FC dan bulan Januari nanti kabarnya segera diresmikan. Jika benar bergabung dengan Suwon FC maka menjadi peningkatan karir bagi Pratama Arhan karena naik di kasta tertinggi Liga Korea.
Meskipun jika dilihat dari ranking kompetisi Asia, Jepanjg lebih unggul daripada Korea Selatan.
Kemudian Asnawi Mangkualam dikabarkan akan bergabung dengan Seoul yang juga berlaga di kasta tertinggi Liga Korea Selatan.
Jika Asnawi Mangkualam dan Pratama Arhan benar bermain di klub tersebut maka akan sama-sama mentas di satu kompetisi yang sama. Keduanya juga bisa bentrok satu sama lain.***
Berita Terkait
-
Dapat Izin Venezia, Jay Idzes Bersedia Gabung Shin Tae Yong di Laga Indonesia Lawan Brunei Darussalam Pada Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Syarat Azizah Salsha Bisa Datangi Laga Perpisahan Pratama Arhan Bareng Tokyo Verdy di Stadion Ajinomoto
-
Ada Shin Tae Yong Dibalik Kontrak Asnawi Mangkualam ke Seoul dan Pratama Arhan ke Suwon Musim Depan?
-
Sudah Hadapi 3 Klub Besar, Saatnya Marselino Ferdinan Bawa KMSK Deinze Naik Posisi
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
-
Scaloni Waspadai Pertahanan Tanjung Verde Jelang Duel Babak 32 Besar
-
DFB Dekati Jurgen Klopp Usai Nagelsmann Tinggalkan Timnas Jerman
-
Timnas Indonesia Bidik Gelar AFF Pertama, Sumardji hingga Rayhan Hannan Kompak Tebar Optimisme
-
Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik
-
Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan
-
Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu Divonis Seumur Hidup
-
Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda
-
Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax
-
Darurat Judi Online di Kabupaten Bogor, PCNU Deklarasikan 'Jihad Sosial' Bareng Bupati