SUARA SEMARANG - Musim kemarau yang panas rupanya tetap membuat Kota Semarang tampil cantik berseri-seri dengan bermekaran bunga dari pohon Tabebuya yang mirip Sakura.
Sontak hal ini membuat banyak masyarakat terkejut dan takjub. Sebab kecantikan bunga Tabebuya yang berwarna-warni pink, kuning dan putih ini mirip bunga Sakura khas Jepang.
Terlebih saat angin menerpa dengan berjatuhan bunga Tabebuya menambah kesan serasa benar-benar bernuansa musim gugur di Negeri Samurai itu.
Pemandangan bunga Tabebuya bermekaran serempak muncul di beberapa titik yang ada di Kota Semarang. Seperti di depan Balaikota Semarang.
Bunga Tabebuya bermekaran juga menghiasi sepanjang Jalan Madukoro atau Banjir Kanal Barat arah menuju Bandara Ahmad Yani Semarang.
Pohon-pohon Tabebuya itu berjejer seolah menjadikan suasana yang terik menjadi adem dengan memandangnya.
"Sudah mekar sejak kemarin jadi adem dan cantik jalanannya," kata seorang petugas Dishub Parkir halaman Balaikota Semarang, Rabu 4 Oktober 2023.
Ia mengatakan sejak bermekaran bunga Tabebuya banyak para pejalan kaki mendokumentasikan saat melintasinya.
"Jadi mirip musim sakura banyak yang foto dan memvidio, banyakan anak-anak muda," katanya.
Baca Juga: Mbak Ita Lepas Jamaah Umroh Pemkot Semarang, Titip Doa Berkah Turun Hujan
Sekretaris Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Semarang, Murni Ediati, menyampaikan jika penanaman pohon Tabebuya sudah dilakukan sejak tahun 2016 hingga 2017.
Kata dia, Bunga Tabebuya ini biasa mengembang pada musim kemarau. Sudah kesekian kalinya pohon-pohon itu mekar namun di tahun ini lebih cantik dan segar.
"Jadi banyak kita tanam di ruas jalan protokol dan taman-taman kota," katanya.
Ia mencontohkan, selain ada di ruas Jalan Pemuda, ada juga yang paling menonjol di sepanjang jalan Banjir Kanal Barat.
"Pohon bunga tabebuya yang di banjir kanal barat ini banyak sumbangan dari csr berbagai pihak," katanya.
Tabebuya (Handroanthus chrysotrichus) atau biasa disebut pohon terompet emas adalah sejenis tanaman yang berasal dari negara Brasil dan termasuk jenis pohon besar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung