SUARA SEMARANG - Tim pengabdi dari Universitas PGRI Semarang melihat banyaknya ampas tahu dan limbah ikan rucah di Desa Sukolilan, Kecamatan Patebon, Kendal yang mudah terbuang percuma.
Di sisi lain, peternak ayam di daerah tersebut masih membutuhkan bahan makanan untuk ternaknya.
Hal ini yang membuat Tim pengabdi dari Universitas PGRI Semarang mencari cara untuk mengubah bahan yang tidak tahan lama tersebut menjadi pakan ayam.
Akhirnya tim pengabdi menemukan cara, yakni dengan penerapan teknologi pakan fermentasi dan memberikan pelatihan kepada warga untuk mengatasi permasalahan tersebut.
Menurut tim pengabdi dari Universitas PGRI Semarang, David Firna Setiawan, Proses fermentasi memberikan keunggulan signifikan dalam hal nilai gizi dan kecernaan pakan, menghasilkan hasil yang lebih baik dan sehat untuk ayam.
Selain itu, dengan proses fermentasi daya tahan material pakan akan meningkat.
"Apabila pakan fermentasi tetap disimpan di tempat tertutup dan hanya digunakan secukupnya, material pakan dapat bertahan hingga 2 bulan," katanya (4/10/2023).
Dia menjelaskan ada beberapa hal yang perlu di perhatikan dalam proses fermentasi, yaitu seleksi bahan baku yang berkualitas, penggilingan dan pencampuran, pengaturan suhu dan kelembaban yang optimal, inokulasi mikroorganisme pemfermentasi, serta penyimpanan.
Pembuatan pakan ayam fermentasi dimulai dengan pemilihan bahan baku berkualitas tinggi.
Baca Juga: Datangi Stadion Bumi Sriwijaya, Suporter Singa Mania Sampaikan Pesan Khusus Ini Pada Coach Yoyo
Komposisi tepat dari bahan-bahan seperti ampas tahu, dedak, dan ikan rucah. Di daerah pesisir seperti kecamatan Patebon, Kendal material tersebut memiliki harga yang murah dan sangat mudah di dapat.
Ampas tahu yang masih segar dihargai Rp10.000 per 20 Kg. Sedangkan ikan rucah dihargai Rp3.000 sampai Rp5.000 per Kg.
"Setelah bahan baku dipilih, langkah berikutnya adalah penggilingan dan pencampuran. Ini bertujuan untuk menciptakan campuran homogen yang akan memudahkan proses fermentasi dan memaksimalkan penyerapan nutrisi oleh ayam," tambahnya.
Dia menjelaskan, proses fermentasi membutuhkan pengaturan suhu dan kelembaban yang tepat.
"Kondisi ini menciptakan lingkungan yang ideal bagi mikroorganisme untuk berkembang biak dan memfermentasi bahan baku menjadi pakan yang lebih mudah dicerna. Salah satu alat penting yang dibutuhkan pada tahap ini adalah tong yang memiliki tutup rapat," bebernya.
Mikroorganisme pemfermentasi seperti bakteri asam laktat atau ragi aktif ditambahkan ke campuran pakan. Mereka memainkan peran penting dalam menguraikan bahan baku dan meningkatkan nilai nutrisi pakan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Prediksi Skor Yordania vs Argentina: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Industri Film Indonesia Masuki Era Baru dengan Dukungan Blockchain dan AI