SUARA SEMARANG - Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu atau Mbak Ita meminta para Lurah dan Camat untuk peduli dengan lingkungan sekitar terkait potensi terjadinya kebakaran.
Hal ini mengingat masih memasukinya musim El Nino serta banyak lahan kosong dan ilalang. Secepatnya, kata Mbak Ita semua Lurah dan Camat agar gercep melakukan antisipasi kebakaran.
Sebagai contoh ia mendapatkan laporan dari masyarakat tentang kejadian kebakaran yang melanda lahan kosong dan ilalang yang terjadi di Kota Semarang.
Para Lurah dan Camat untuk segera inventarisasi mana-mana saja lahan kosong dan penuh ilalang dengan menyurati warganya.
"Nanti investarisasi Ke lurah dan camat untuk rajin ke lokasi warga, ada 177 lurah wajib menyambangi warganya," kata Mbak Ita, saat Rapat Koordinasi Kewaspadaan Wilayah Terhadap Bencana Kebakaran di Balaikota Semarang, Senin 9 Oktober 2023.
Berdasarkan laporan kejadian pada bulan September 2023, tercatat ada 138 kebakaran yang terjadi. Semuanya rata-rata terjadi pada lahan kosong dan ilalang.
Seperti yang terjadi pada Minggu 8 Oktober 2023, terjadi beberapa kebakaran di sejumlah lokasi. Diantaranya lahan ilalang dekat dengan Mal The Park, Genuk dan Mangkang.
"Itu saya langsung koordinasi minta bantuan ke Angkasa Pura datangkan damkar kemudian ke Sango tapi ternyata di sana juga ada kebakaran," katanya.
Dari kejadian kebakaran tersebut, Mbak Ita kembali menginstruksikan kepada Lurah dan Camat untuk para warga tidak membakar sampah sembarangam.
Baca Juga: Mbak Ita dan Yoyok Sukawi Bersatu dalam Raker Panser Biru: Bicarakan Merah dan Biru di Jateng
Warga juga diminta untuk tidak meninggalkan rumah dalam keadaan kosong dengan listrik yang masih aktif.
"Jangan membakar sampah ini resikonya tinggi, juga rumah kosong ini bahaya karena biasanya ada colokan listrik yang aktif itu kan panas bisa terbakar," katanya.
Kepada para Lurah dan Camat, Mbak Ita menegaskan pentingnya data terkait luasan lahan yang sekiranya berpotensi terjadi resiko kebakaran. Sebab masing-masing wilayah akan memiliki luasana yang berbeda-beda.
"Nanti kirim surat imbauan bagi pemilik lahan kosong untuk membersihkan. Agar terbebas dari alang-alang agar terhindar kebakaran," katanya.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan