/
Senin, 09 Oktober 2023 | 18:45 WIB
Mbak Ita Minta Lurah dan Camat Gercep Tangkal Potensi Kebakaran di Wilayahnya. (Semarang.suara.com)

SUARA SEMARANG - Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu atau Mbak Ita meminta para Lurah dan Camat untuk peduli dengan lingkungan sekitar terkait potensi terjadinya kebakaran.

Hal ini mengingat masih memasukinya musim El Nino serta banyak lahan kosong dan ilalang. Secepatnya, kata Mbak Ita semua Lurah dan Camat agar gercep melakukan antisipasi kebakaran.

Sebagai contoh ia mendapatkan laporan dari masyarakat tentang kejadian kebakaran yang melanda lahan kosong dan ilalang yang terjadi di Kota Semarang.

Para Lurah dan Camat untuk segera inventarisasi mana-mana saja lahan kosong dan penuh ilalang dengan menyurati warganya. 

"Nanti investarisasi Ke lurah dan camat untuk rajin ke lokasi warga, ada 177 lurah wajib menyambangi warganya," kata Mbak Ita, saat Rapat Koordinasi Kewaspadaan Wilayah Terhadap Bencana Kebakaran di Balaikota Semarang, Senin 9 Oktober 2023.

Berdasarkan laporan kejadian pada bulan September 2023, tercatat ada 138 kebakaran yang terjadi. Semuanya rata-rata terjadi pada lahan kosong dan ilalang.

Seperti yang terjadi pada Minggu 8 Oktober 2023, terjadi beberapa kebakaran di sejumlah lokasi. Diantaranya lahan ilalang dekat dengan Mal The Park, Genuk dan Mangkang.

"Itu saya langsung koordinasi minta bantuan ke Angkasa Pura datangkan damkar kemudian ke Sango tapi ternyata di sana juga ada kebakaran," katanya.

Dari kejadian kebakaran tersebut, Mbak Ita kembali menginstruksikan kepada Lurah dan Camat untuk para warga tidak membakar sampah sembarangam.

Baca Juga: Mbak Ita dan Yoyok Sukawi Bersatu dalam Raker Panser Biru: Bicarakan Merah dan Biru di Jateng

Warga juga diminta untuk tidak meninggalkan rumah dalam keadaan kosong dengan listrik yang masih aktif.

"Jangan membakar sampah ini resikonya tinggi, juga rumah kosong ini bahaya karena biasanya ada colokan listrik yang aktif itu kan panas bisa terbakar," katanya.

Kepada para Lurah dan Camat, Mbak Ita menegaskan pentingnya data terkait luasan lahan yang sekiranya berpotensi terjadi resiko kebakaran. Sebab masing-masing wilayah akan memiliki luasana yang berbeda-beda.

"Nanti kirim surat imbauan bagi pemilik lahan kosong untuk membersihkan. Agar terbebas dari alang-alang agar terhindar kebakaran," katanya.***

Load More