SUARA SEMARANG - Sebagai bentuk apresiasi dan rasa terima kasih PT Pegadaian kepada nasabah dan masyarakat luas atau yang akrab disebut Sahabat Pegadaian, perusahaan menggelar Pekan Raya Pegadaian yang diadakan serentak di 12 titik seluruh Indonesia, yang digelar pada 13-15 Oktober 2023.
Dalam kegiatan ini, ada banyak serangkaian acara yang dapat dinikmati masyarakat dengan tujuan memberikan hiburan dan ragam hadiah menarik. Ada bazar UMKM, tebus murah sembako, bazar lelang emas, talkshow, hiburan musik, hingga aneka perlombaan dan lucky draw dengan total nilai hadiah jutaan rupiah.
Di Kanwil XI Semarang, Pekan Raya Pegadaian akan digelar di Pakuwon Mal Solo Baru. Pemimpin PT Pegadaian Kanwil XI Semarang, Nuril Islamiah mengatakan, Pekan Raya Pegadaian tersebut akan diikuti sekitar 60 UMKM di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta.
"60 UMKM tersebut merupakan UMKM binaan PT Pegadaian Kanwil XI Semarang. Di mana para UMKM mendapatkan fasilitas berupa branding, pengurusan perizinan, sertifikat halal sehingga diharapkan mereka bisa naik kelas dan mempunyai daya saing terhadap potensi pasar di Jateng dan DIY," kata Nuril Islamiah melalui Kepala Departemen Bisnis Support, Nur Wakhid, Selasa (10/10/2023).
Para UMKM tersebut, katanya, selain ikut bazar juga selalu diberikan pembinaan yang kontinyu sehingga mereka mampu untuk meningkatkan hasil penjualan. Bahkan di beberapa UMKM sudah mulai go internasional dengan menembus pasar mancanegara.
Dikatakan, dalam pelaksanaan Pekan Raya Pegadaian juga dilakukan penyerahan undian poin Pegadaian. Di mana nasabah yang melakukan transaksi di outlet secara langsung maupun melalui Pegadaian Digital Services (PDS), akan mendapatkan poin Pegadaian dan dari poin tersebut dilakukan pengundian.
"Untuk tahap pertama sudah dilakukan pengundian di akhir September 2023 kemarin dan penyerahan hadiah dilakukan di Pekan Raya Pegadaian di Pakuwon Mal Solo Baru," ujarnya.
Bagi yang belum sempat melakukan transaksi dan ikut pengundian pada tahap pertama, masih bisa mengikuti pengundian tahap dua yang akan dilakukan Desember 2023 mendatang. Nur Wakhid mengajak masyarakat untuk memperbanyak transaksi di Pegadaian untuk bisa mengikuti pengundian poin Pegadaian tersebut.
"Kepada masyarakat yang ingin mendapat hadiah mobil listrik, sepeda motor, handphone, Playstation dan lainnya, dapat memperbanyak transaksi di Pegadaian," ajaknya.
Baca Juga: Rumah BUMN Gunung Kidul Binaan PLN, Membawa Produk UMKM Dari Yogyakarta Untuk Dunia
Terlebih, lanjutnya, saat ini Pegadaian memiliki berbagai program promo yang dapat membantu masyarakat berupa cashback dan free administrasi. Untuk pembelian logam mulia, ada cashback Rp 25 ribu per gramnya.
Untuk pembelian kendaraan bermotor yang bunganya hanya 0,9 persen per bulan, akan mendapat cashback 2 persen dari nilai uang pinjaman.
"Kemudian masih banyak program lain yang bisa mendorong masyarakat untuk bertransaksi di Pegadaian. Dan tentunya Pegadaian akan selalu memberikan layanan terbaik di wilayah Jawa Tengah dan DI Yogyakarta," tandasnya.
Sementara itu, Direktur Pemasaran dan Pengembangan Produk PT Pegadaian, Elvi Rofiqotul Hidayah memaparkan, ada beberapa serangkaian program Pegadaian yang juga dihadirkan dalam semarak Pekan Raya Pegadaian.
Seperti Bazar Expo Gadepreneur UMKM, Pegadaian Poin dan juga keikutsertaan Pegadaian untuk memeriahkan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) OJK dengan tujuan meningkatkan literasi dan menjadi bagian inklusi keuangan di masyarakat.
"Ibarat pepatah sekali mendayung 2 sampai 3 pulau terlewati. Pekan Raya Pegadaian menghadirkan banyak manfaat bagi masyarakat dan juga menjadi wadah unjuk gigi bagi para pelaku UMKM mulai dari sektor FnB, Kriya, Fashion hingga Beauty and Healthy."
"Program GadePreneur merupakan tanggung jawab Pegadaian terhadap perkembangan UMKM di Indonesia yang diharapkan nantinya para peserta GadePreneur dapat lebih naik kelas," jelas Elvi.
Selain itu, ada sesi talkshow atau seminar dari Pegadaian yang bertemakan Inklusi Keuangan yang ditujukan kepada masyarakat dan pengunjung seperti pengelolaan uang dalam keluarga, memulai usaha UMKM dan lainnya.
"Hal ini menjadi bentuk partisipasi dan tanggung jawab Pegadaian menjadi agen inklusi keuangan di masyarakat," tutupnya.***
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Lampu Gantung yang Bagus Menurut Feng Shui, Ini 5 Ciri-Ciri yang Perlu Diperhatikan
-
DSI Berpotensi Gerus Laba Emiten, Bisnis AALI hingga ITMG Bisa Lesu
-
Bukan Atas Nama Cinta, MUI Tegaskan Penganiaya YTR di Bandung Tak Boleh Lolos dari Hukuman Berat
-
3 Kali Dihantam Ombak, Nakhoda Tenggelam di Perairan Tanjungsari Pasuruan Ditemukan Tewas
-
Lenovo Yoga Slim Ultra 7 FIFA World Cup 26 Edition:Laptop AI Premium dengan Aura Sang Juara
-
Bocor Rp15.000 Triliun: Angka Fantastis di Tengah Nestapa Gaji Guru Kita
-
Piala Dunia 2026: Jika Terus Dapatkan Suplai, CR7 Sejatinya Tak Kalah Garang Ketimbang Messi
-
Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud
-
Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber
-
Waduk di Dunia Diam-Diam Kehilangan Kapasitas Air: Sedimentasi Jadi Ancaman yang Sering Terabaikan