Suara.com - Untuk mendorong para pelaku UMKM melaju go digital dalam memasarkan produk, tiga entitas Holding Ultra Mikro BRI, Pegadaian dan PNM membuat program literasi bertajuk "SenyuM incubation Program".
Program ini merupakan sebuah rangkaian program pelatihan dan pemberdayaan UMKM berupa kompetisi bisnis, untuk mencari pengusaha UMKM yang visioner dan membantu mereka memajukan bisnis bersama.
Bekerjasama dengan Komunitas Pebisnis Online HaiBolu, kegiatan ini digelar secara online dan offline, yang diselenggarakan serentak di 3 Rumah BUMN pada Kota yang berbeda, diantaranya Yogyakarta, Makassar dan Manado.
Direktur Jaringan Operasi dan Penjualan PT Pegadaian, Eka Pebriansyah menyampaikan, kegiatan ini diharapkan dapat membawa perubahan positif, yang nantinya akan berdampak pada kemajuan bisnis peserta agar dapat mewujudkan komitmen Pegadaian dalam mendukung UMKM naik kelas.
“Program ini dilaksanakan secara hybrid dan kami bekerjasama dengan Rumah BUMN untuk menjadi lokasi berkumpul dan pelatihan offline selama bulan Mei hingga September 2023, serentak di 3 kota, Jogja, Makassar dan Manado. Kami berharap, seluruh peserta dapat menerima bekal ilmu dan wawasan bisnis yang telah diberikan oleh mentor-mentor andal dan berpengalaman. Kegiatan ini juga dapat menambah relasi sesama pelaku UMKM agar saling berbagi pengalaman sehingga akan semakin memperkuat pondasi bisnis yang telah dibangun,” ujar Eka.
Agenda Kegiatan SenyuM Incubation Program ditutup dengan Demo Day, yang merupakan presentasi bisnis akhir oleh para peserta UMKM. Dari 100 lebih UMKM yang mendaftar menjadi peserta, dipilih 15 finalis UMKM dari masing-masing kota untuk mencari 3 pemenang terbaik.
Ke-3 pemenang akan mendapatkan modal usaha berupa tabungan emas sebesar Rp20 juta untuk juara 1, Rp15 juta untuk juara 2, dan Rp10 juta untuk juara 3.
“Ada lebih dari 100 UMKM yang mendaftar pada SenyuM Incubation Program. Model bisnis dan produk yang dipresentasikan luar biasa bagus, tapi kami tetap harus mencari yang terbaik dari seluruh peserta hebat ini. Semoga hadiah yang kami berikan dapat menjadi modal untuk mengembangkan usaha pemenang nantinya,” tambah Eka.
Baca Juga: Gerai SenyuM dari BRI, Pegadaian dan PNM Mudahkan Pelaku Usaha Akses Layanan Permodalan
Berita Terkait
-
Generasi Milenial dan Mahasiswa Didorong Mampu Tangkap Peluang di Era Digital
-
Terapkan Nilai Adaptif dan Kolaboratif, Influencers BUMN Kongkow Bareng di Yogyakarta!
-
Serikat Pekerja Pegadaian Gelar Tasyakuran HUT ke-23 dengan Tema Disruption Agility
-
Ketum KUKMI Baru: Untuk Bisa Naik Kelas, UMKM harus Mampu Manfaatkan Teknologi Saat Ini
-
5 Rekomendasi Tabungan Tanpa Saldo Mengendap, Limit Transaksi Hingga Rp0
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Laba Citi Indonesia Naik 10 Persen di 2025
-
Emiten Sawit SSMS Tebar Dividen Rp 800 Miliar
-
DJP Perpanjang Lapor SPT PPh Badan hingga Akhir Mei 2026
-
Tekan Emisi 286 Ribu Ton CO2, PLN NP Genjot Cofiring Biomassa
-
Panas! Menteri Ara Siap Lawan Hercules Demi Bangun Rusun di Tanah Abang
-
UMKM Digenjot Naik Kelas lewat Pemanfaatan Teknologi AI
-
Bos Bio Farma Temui Kepala BPOM, Bahas Strategi Kuasai Pasar Global
-
Pemerintah Yakin B50 Bikin Hemat Negara Rp 139,8 Triliun
-
Agar Subsidi Tepat Sasaran, QR Code BBM Kini Diawasi Lebih Ketat
-
Akses Sanitasi Masih Minim, Industri Arsitektur Mulai Cari Solusi