/
Kamis, 01 September 2022 | 15:57 WIB
tangkapan layar zakaria sukses menjadi exportir krotom (https://www.tiktok.com/@masterbotanicals)

Mungkin tidak akan ada yang menyangka, seorang Muhammad Zakaria yang kini dikenal
sebagai satu diantara eksportir terbesar Kratom asal Kalbar dulunya merupakan seorang
cleaning service.

Tentu menjadi seorang yang dikenal hingga ke luar negeri, bahkan mempunyai rumah megah
serta gudang sendiri tidak langsung begitu saja terjadi.

Jack, sapaan akrabnya memulai bekerja menjadi seorang cleaning service satu diantara dealer
di Kubu Raya pada tahun 2011.

Setelah itu, pria berumur 40 tahun ini mencoba tantangan baru dengan menggeluti profesi
sebagai marketing truk hingga marketing alat berat.

Kemudian kembali berpindah pekerjaan pada 2013 dengan membuat perusahaan sendiri
dibidang ekspedisi, namun hingga 2015 akhirnya perusahaan yang dibentuk tersebut colaps.
"Di 2015 saya mulai belajar menggiat Kratom, dan awalnya juga ditipu. Karena mengandalkan
orang, kratom diambil rupanya kratom tidak dibayar. Sehingga bertanggung jawab untuk
membayar hutang dengan petani," ungkapnya.

Hal tersebut, ternyata tak membuat pria yang tinggal di kawasan Jalan Adi Sucipto Pontianak ini
menyerah.
Setelah menempuh berbagai cara, ia pun berhasil menemukan pelanggan pertamanya dari luar
negeri yakni Kolombia.
Namun perjalan berikut tidak sesuai dengan yang diharapkan. Begitu Kratom dikirim ke
Kolombia, Kratom yang dihimpun Jack dari para petani tersebut ternyata tidak dibayar.

Walaupun sempat diungkapkan dia, jika saat pertama kali berkomunikasi dengan orang luar
negeri tersebut, ia agak bingung lantaran pelanggan yang menipunya tersebut menghubungi
via video call dan menggunakan bahasa Inggris.

"Saya ditipu, warga Kolombia yang menjadi buyer itu tidak membayar harga Kratom milik petani teman saya senilai Rp26 Juta. Tidak dibayar sama sekali, saya bertanggung jawab," kenangnya.


Namun ternyata, Jack yang mengaku kini telah mengirim Kratom ke luar negeri hingga bertonton tak pantang menyerah. Ia terus mencari pelanggan dari luar negeri.
Hingga akhirnya ia berhasil menemukan pembeli Kratom kembali dari negeri Amerika.

Baca Juga: 298 Pil Ekstasi dan 3.000 Gram Sabu, Gagal Masuk Indonesia Oleh Bea Cukai Soekarno-Hatta

Walaupun memang awalnya konsumen tersebut membeli hanya 250 gram Kratom yang telah
berbentuk serbuk atau raw material pada dirinya, ternyata hal tersebutlah menjadi awal
kesuksesannya.
Konsumen dari Amerika Serikat itu, dikatakan Jack untuk sekarang sudah memesan Kratom
hingga 50 ton perbulannya.


Diketahui, menurutnya, Kratom dari dirinya diolah kembali untuk menjadi berbagai varian, dari
mulai teh, hingga pengobatan.
Jack pun membeberkan, jika keberhasilannya sekarang juga berkat bantuan dari warga sekitar,
yang telah bersedia meminjamkannya perangkat seperti laptop dan sejenisnya untuk bekerja.
Berawal hanya mengemas dan bekerja dengan istri untuk penjualan Kratom, kini dia pun telah
mempunyai 40 karyawan yang terdiri dari 22 orang perempuan dan 18 laki-laki.
Kesemuanya ialah warga sekitar. Para karyawan diungkap Jack digaji hingga 500 ribu perhari
dengan bekerja mulai pukul 08.00 - 16.00 WIB

Dari bisnis Kratom yang dahulu ia hanya seorang cleaning service . saat ini telah menjadi pengusaha sukses dengan omses milyaran bahkan telah mengoleksi berbagai macam mobil mewah di rumahnya mulai dari ferrari hingga bentley.

Menjadi sukses, ternyata tak membuat jumawa. Ia pun mengaku telah menberangkatkan lima
orang karyawannya ibadah umrah pada tahun lalu, dan berencana untuk tahun ini sekitar 10
karyawan diberangkatkan untuk ibadah umrah.

Load More