suaraserang.id - Sebagai perusahaan komersial atau operator yang bertugas mendistribusikan BBM bersubsidi, Pertamina Patra Niaga, Sub Holding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero) terus memastikan ketersediaan stok pertalite dan solar serta proses distribusi di SPBU. Melayani, optimal di tengah konsumsi masyarakat yang terus meningkat.
Sekretaris Perusahaan Pertamina Patra Niaga Irto Ginting melanjutkan, di samping peningkatan konsumsi, menjaga inventaris dan mendistribusikan Pertalite dan Solar menjadi sangat penting, mengingat konsumsi saat ini menyumbang sekitar 85 persen dari total konsumsi BBM secara nasional.
“Jadi saat ini kondisinya adalah sebuah kombinasi, yakni meningkatnya rata-rata konsumsi
harian masyarakat serta tingginya porsi konsumsi Pertalite dan Solar secara
nasional.Kebutuhan yang sangat besar ini harus diimbangi dengan ketersediaannya, dan
Pertamina berkomitmen untuk terus memenuhi kebutuhan ini,” jelas Irto
Irto mengatakan stok Pertalite dan Solar berada pada level aman pada 2 September, Pertalite pada level 18 hari, Solar pada level 20 hari dan terus berproduksi.
Proses produksi dari hilir hingga ketersediaan stok BBM di SPBU juga terus dipantau secara real-time oleh Pertamina Integrated Enterprise Data and Center Command (PIEDCC). “Melalui PIEDCC, Pertamina dapat mengambil langkah-langkah yang tepat untuk menjamin Misalnya, jika SPBU kehabisan pasokan, kita bisa mengubah distribusi dan memprioritaskan SPBU agar masyarakat tidak khawatir dan kita imbau untuk tidak membeli secara berlebihan," katanya.
Pada kesempatan ini, Irto juga hadir dan menghimbau kepada Pertalite dan Solar yang merupakan BBM subsidi ini akan dikonsumsi oleh masyarakat yang layak mengkonsumsi BBM subsidi tersebut.
Oleh karena itu, Pertamina Patra Niaga akan terus bekerja sama dengan masyarakat, pemerintah dan semua pihak terkait dalam pemantauan Pertalite dan Solar.Jika melihat adanya tanda-tanda penyelewengan, masyarakat bisa langsung melaporkan ke pihak yang berwajib," tambah Irto.
Untuk informasi seluruh produk dan layanan Pertamina, masyarakat dapat langsung menghubungi Pertamina Call Center (PCC) 135.
Antara
Baca Juga: Pertalite Naik Jadi Rp 10.000, Solar Jadi Rp 6.800
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Penerima Beasiswa LPDP Kembalikan Dana ke Negara karena Tak Mengabdi, Per Orang Rp 1-2 Miliar
-
Horor di Tol Kaligawe: 6 Debt Collector Brutal Ditangkap Usai Coba Rampas Mobil Berisi 5 Wanita!
-
Bos LPDP: Anak Pejabat Boleh Terima Beasiswa
-
Jadwal Imsak dan Subuh Surabaya Hari Ini 26 Februari 2026, Cek Panduan Resmi Kemenag
-
Dari Gerakan Non Blok ke Aliansi Amerika, Indonesia Tak Lagi Bebas Aktif Gegara ART dan BoP?
-
KPK Periksa Sekjen Kemnaker Terkait Kasus Pemerasan Sertifikasi K3
-
Soal Dana Hibah Keraton Solo, Kubu PB XIV Purboyo Siap Diaudit BPK
-
Terseret Polemik LPDP, Alyssa Soebandono Bantah Pernah Terima Dana Negara
-
Dari Mangkrak Jadi Berkilau: Kisah Bangkitnya Hotel Mutiara Malioboro, Harapan Baru di Yogyakarta
-
3 Tahun Alami Kekerasan, Cewek Ini Akhirnya Tempuh Jalur Hukum usai Ditendang Pacar Perkara Utang