/
Sabtu, 03 September 2022 | 18:39 WIB
SPBU Tutup Jelang Kenaikan Harga BBM (Suara.com/Danan Daya)

SuaraSerang.id - Tak lama berselang usai Pemerintah secara resmi umumkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite, Solar dan Pertamax hari ini, Sabtu (3/9/2022). 

Ada hal yang menarik perhatian saat sejumlah pengendara hendak mengisi BBM jenis pertalite, lantaran mereka belum mengetahui informasi terkait kenaikan harga BBM tersebut.

Seperti kejadian yang dialami oleh Dadang (48), ia sempat terkejut lantaran pemerintah menaikan harga Pertalite secara mendadak.

"Udah naik? Ya Allah," katanya saat mengantre di SPBU Ciceri depan kampus UIN SMH Banten, Sabtu (3/9/2022).

Kejadian serupa  juga dialami oleh pengendara lainnya, Masri (39). Driver ojek online (ojol) itu tak tahu-menahu kalau harga Pertalite sudah naik.


"Kan ga jadi naik? Emang sudah naik? Saya baru tahu," ungkap Masri kepada SuaraJakarta.id partner SuaraSerang.id, Sabtu (3/9/2022).

Berdasarkan pantauan di lokasi, meski harga Pertalite sudah naik, namun  antrean pengendara yang hendak mengisi BBM tetap mengular.

Petugas SPBU Ciceri pun telah mengganti papan harga BBM yang terpampang besar di depan SPBU usai diumumkannya harga BBM naik yang efektif berlaku pada Sabtu (3/9/2022) pukul 14.30 WIB.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa pemerintah telah melakukan segala cara untuk melindungi masyarakat dari dinamika harga minyak dunia. Dan dia ingin harga BBM terjangkau oleh masyarakat yang kurang mampu.

Baca Juga: Beredar Video Bule Pakai Bikini Lakukan Gerakan Sujud di Pinggir Dermaga, Publik Penasaran: Itu Yoga atau Sholat

Namun, menurut Jokowi, anggaran subsidi dan kompensasi BBM terus meningkat pada 2022. Menurut dia, jumlahnya bahkan naik tiga kali lipat.

“Saya sebetulnya ingin harga BBM dalam negeri tetap terjangkau dengan memberikan subsidi dari APBN. Namun anggaran untuk subsidi dan kompensasi BBM pada 2022 naik tiga kali lipat dari Rp.152,5 triliun menjadi Rp.502,4 triliun dan angka itu akan terus meningkat," kata Jokowi dalam konferensi pers di istana Presiden, Jakarta, Sabtu (3/9/2022).

Pernyataan Presiden Jokowi itu kemudian ditutup dan dialihkan kepada Menteri ESDM Arifin Tasman untuk menyampaikan pengumuman Resmi perihal kenaikan harga Bahan bakar Minyak (BBM) milik BUMN Pertamina.

Arifin Tasrif pun menyampaikan penyesuaian harga bahan bakar yang terperinci sebagai berikut:

- Pertalite dari harga Rp 7650 per liter naik menjadi Rp 10.000 per liter.

- Solar bersubsidi dari harga Rp 5.150 per liter, naik menjadi Rp 6.800 per liter. 

- Kemudian Pertamax non subsidi juga naik dari Rp. 12.500, naik menjadi Rp. 14.500 per liter. 

Sementara itu, Arifin menegaskan, kenaikan harga BBM itu berlaku efektif sejak diumumkan atau mulai pukul 14.30 Sabtu (3/9/2022).

Load More