- Sufmi Dasco Ahmad memimpin rapat koordinasi di DPR RI pada 25 Mei 2026 untuk mempercepat rehabilitasi pascabencana Sumatera.
- Pemerintah melibatkan lintas sektoral termasuk menteri dan BUMN guna mengatasi kendala teknis pembangunan hunian tetap bagi warga terdampak.
- Satgas telah menyelesaikan 357 unit hunian tetap dari total kebutuhan 39.335 unit yang tersebar di Aceh, Sumut, dan Sumbar.
Suara.com - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memimpin langsung rapat koordinasi tingkat tinggi, untuk mempercepat rehabilitasi Pulau Sumatera setelah dilanda bencana banjir serta tanah longsor akhir tahun lalu, Senin (25/5/2026).
Agenda utama rapat yang berlangsung di kompleks DPR, Senayan, ini adalah evaluasi menyeluruh terhadap situasi terkini di lapangan, serta membedah kendala-kendala teknis dalam pembangunan hunian tetap (huntap).
"Izinkan saya langsung membuka rapat untuk mengefektifkan waktu," kata Dasco.
Kehadiran Petinggi Negara dan Strategi Lintas Sektoral
Keseriusan pemerintah dan legislatif dalam menangani bencana di Sumatera terlihat dari daftar hadir dalam rapat tersebut.
Tidak hanya jajaran pimpinan DPR, sejumlah menteri strategis dan kepala lembaga negara turut hadir untuk memberikan laporan langsung.
Tampak hadir Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, hingga Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto.
Sinergi ini dianggap krusial mengingat kompleksitas masalah pascabencana yang mencakup aspek sosial, ekonomi, hingga keamanan wilayah.
Selain unsur kementerian, rapat ini juga melibatkan Komandan Korps Brimob Polri, Kepala Badan Pengelola (BP) BUMN, serta jajaran direksi BUMN terkait yang berperan sebagai pelaksana teknis pembangunan di lapangan.
Baca Juga: DPR dan Pemerintah Gelar Rapat Koordinasi, Fokus Percepat Pemulihan Pascabencana Sumatera
Keterlibatan sektor korporasi negara diharapkan mampu mempercepat mobilisasi logistik dan material bangunan ke lokasi-lokasi yang sulit dijangkau.
"Rakor ini akan membahas situasi terkini serta rencana rekonstruksi," kata Dasco.
Progres Pembangunan Hunian Tetap
Berdasarkan data terbaru yang dihimpun oleh Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, terdapat tren positif dalam penyediaan hunian bagi para penyintas.
Fokus utama saat ini adalah percepatan pembangunan huntap bagi masyarakat yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana hidrometeorologi yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat beberapa waktu lalu.
Hingga 11 Mei 2026, Satgas mencatat telah merampungkan pembangunan 357 unit huntap. Angka ini menunjukkan lonjakan signifikan dibandingkan data per 8 Mei 2026 yang baru mencapai 248 unit.
Berita Terkait
-
DPR dan Pemerintah Gelar Rapat Koordinasi, Fokus Percepat Pemulihan Pascabencana Sumatera
-
Dasco Sebut Pujian Prabowo untuk Megawati dan PDIP Keluar dari Lubuk Hati yang Paling Dalam
-
Prabowo Bacakan Langsung KEM-PPKF RAPBN di DPR, Ketua Komisi XI DPR: Bukan karena Rupiah Melemah
-
Dobrak Tradisi! Usai Disambut Puan, Prabowo Siap Paparkan Langsung KEM-PPKF 2027 di DPR
-
Prabowo Bakal Sampaikan Langsung KEM-PPKF 2027 di DPR Besok, Dasco: Mungkin Ini Baru Pertama Kali
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
-
Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik
-
Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng
-
Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU
-
BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi
-
Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri
-
TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum
-
Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri
-
Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus